PERINDO UPDATE

11 Apr 2018 22:00

Dukung Hary Tanoe, Pakar Unair Sebut Pajak Bisnis Online Tingkatkan Devisa


JAKARTA – Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, menuangkan pemikirannya terkait perlunya negara memberikan ruang gerak bagi pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Peraturan tarif pajak belanja online asing perlu diberlakukan guna memproteksi keberadaan ritel dalam negeri. 

Kicauan pria asal Surabaya itu di akun twitternya, @Hary_Tanoe direspon positif ekonom.

“Saya setuju dengan apa yang dilontarkan Hary Tanoe,” ungkap Pengamat Ekonomi Universitas Airlangga, Wisnu Wibowo saat dihubungi, Rabu (11/4/2018).

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga itu menyatakan dengan dilakukan penetapan pajak belanja online akan memberikan keuntungan dalam hal meningkatkan pemasukan keuangan negara.

“Dalam perspektif penerimaan negara, aktifitas ekonomi (online) ini memiliki peluang besar mencatatkan volume atau nilai perdagangan yang semakin meningkat ke depan,” terang Wisnu.

Karenanya, jika pelaku ekonomi asing berkesempatan memperoleh keuntungan dari potensial market di Indonesia maka harus dikenakan pajak, sehingga penerimaan pajak bagi pendapatan negara akan naik.

Wisnu melanjutkan tidak bisa dipungkiri memang di masa depan, model perdagangan akan didominasi dengan sistem online.

“Melihat tren perdagangan online, jika dibiarkan bebas bisa mengancam keberadaan pelaku ekonomi lain, utamanya UMKM,” ucap Wisnu.

“Porsi perdagangan online terhadap perdagangan offline di awal kemunculannya memang masih relatif kecil, tapi pertumbuhannya luar biasa,” tutur Wisnu.

Wisnu mencermati teknologi belanja online berbasis internet tidak ada batasan-batasan yurisdiksi.

“Artinya bisa diakses di manapun dan oleh siapapun. Juga akan berdampak globalisasi dalam produk. Yang mana, produk dari manapun akan terjadi transaksi bebas tanpa ada barier dan tanpa ada filter,” ujar Wisnu.

Akhir pekan lalu, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan regulasi belanja online diperlukan untuk melindungi usaha padat karya.

“Belanja online jangan berkompetisi dengan UMKM. Dorong UMKM tumbuh,” kata Hary Tanoe seperti tertulis dalam tweetnya, Minggu (8/4/2018).

Hary Tanoe pun menjelaskan perlunya tarif pajak belanja online asing diatur.

“Atur tarif pajak belanja online asing, lindungi ritel dalam negeri,” kata Hary Tanoe.

Toko online, menurut Hary Tanoe seharusnya jangan menjual produk yang bersaing dengan UMKM. Melainkan bisa membantu UMKM dengan menjual barang-barang produksi UMKM.

VIDEO PROFILE

kutipan-web-perindo
Daftar-Online-Partai-Perindo

Latest Tweet

@PartaiPerindo

facebook fans

PERINDO

SEKRETARIAT DPP PARTAI PERINDO

Jl. Pangeran Diponegoro 29
Menteng, Jakarta Pusat 10310
Telp : +62 21 - 3192 4109
Fax : +62 21 – 3192 5485
Email: sekretariat@partaiperindo.com

Copyright © 2018 Partai Persatuan Indonesia (Partai PERINDO). All rights reserved.

'+
1
'+
2 - 3
4 - 5
6 - 7
8 - 9
10 - 11
12 - 13
13 - 14
[x]