PERINDO UPDATE

12 Apr 2018 10:21

Dorong UMKM Tumbuh, Pakar Unair Sepakat dengan Hary Tanoe


JAKARTA – Pakar ekonomi dari Universitas Airlangga, Wisnu Wibowo mengatakan perlunya ketegasan dari pemerintah soal penetapan regulasi pajak belanja online asing.

Aturan pajak mengatur pasar belanja daring tersebut akan menciptakan iklim persaingan antara online asing dengan produk offline (UMKM) menjadi lebih fair.

“Karenanya negara wajib hadir yaitu melalui sistem perpajakan. Dengan sistem perpajakan yang memungkinkan, misalnya bisa dibebankan pada value added tax dan pajak pertambahan nilai,” imbuh Wisnu, Rabu (11/4/2018).

Hal ini disampaikan Wisnu ketika dimintai pendapatnya soal pernyataan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo terkait perlunya regulasi mengatur pajak belanja online asing yang mengancam keberadaan ritel dalam negeri seperti UMKM.

Hary Tanoe mengiginkan UMKM harus terus tumbuh ditengah persaingan saat ini dengan keberadaan regulasi belanja online asing.

Lebih mendalam, Wisnu mengatakan pada dasarnya Indonesia tidak bisa menolak kehadiran teknologi online.

Tidak bisa pula menghambat dan melarang kehadiran dengan masuknya produk dari manapun (asing) karena sejatinya Indonesia berada pada era perdagangan bebas dan era keterbukaan ekonomi.

Meskipun demikian, bukan berarti negara melalaikan kepentingan ekonomi domestik.

“Secara yuridis yang memungkinkan ya melalui instrumen perpajakan untuk melindungi UMKM dan memberi ruang bagi daya saing bagi UMKM untuk tumbuh,” tegas Wisnu.

Sementara dari perspektif UMKM harus disadarkan terkait pentingnya bagaimana kemampuan untuk menjual dari sisi marketing yang selama ini masih lemah di online.

“Agar tidak tergerus dan terpuruk, sudah keharusan pula bagi UMKM melek teknologi. Harus mengikuti dan beradaptasi dengan tren pemasaran global dan sistem perdagangan global,” jelas Wisnu.

“Kehadiran teknologi online, selain menekan biaya marketing bisa menjangkau konsumen di manapun agar lebih efektif dan efisien. Perlahan UMKM pun harus bisa menguasai hal itu juga,” tambahnya.

Akhir pekan lalu, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan regulasi belanja online diperlukan untuk melindungi usaha padat karya.

“Belanja online jangan berkompetisi dengan UMKM. Dorong UMKM tumbuh,” kata Hary Tanoe seperti tertulis dalam tweetnya, Minggu (8/4/2018).

Hary Tanoe pun menjelaskan perlunya tarif pajak belanja online asing diatur.

“Atur tarif pajak belanja online asing, lindungi ritel dalam negeri,” kata Hary Tanoe.

Toko online, menurut Hary Tanoe seharusnya jangan menjual produk yang bersaing dengan UMKM. Melainkan bisa membantu UMKM dengan menjual barang-barang produksi UMKM.

VIDEO PROFILE

kutipan-web-perindo
Daftar-Online-Partai-Perindo

Latest Tweet

@PartaiPerindo

facebook fans

PERINDO

SEKRETARIAT DPP PARTAI PERINDO

Jl. Pangeran Diponegoro 29
Menteng, Jakarta Pusat 10310
Telp : +62 21 - 3192 4109
Fax : +62 21 – 3192 5485
Email: sekretariat@partaiperindo.com

Copyright © 2018 Partai Persatuan Indonesia (Partai PERINDO). All rights reserved.

'+
1
'+
2 - 3
4 - 5
6 - 7
8 - 9
10 - 11
12 - 13
13 - 14
[x]