PERINDO UPDATE

12 Apr 2018 16:42

Usulan Hary Tanoe Bangun Produk Digital Solusi Hadapi Bonus Demografi


JAKARTA – Pengamat Hukum Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Faris Satria Alam menegaskan ketersedian industri digital di Indonesia mendesak dibutuhkan sebagaimana yang diserukan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

“Apa yang digaungkan Hary Tanoe mengenai infrastruktur produk digital memang seharusnya bisa dibuat Indonesia sendiri, agar tidak tergerus (belanja) online yang rata-rata milik asing,” katanya Faris saat dimintai keterangannya baru-baru ini.

Menurut Faris hadirnya industri digital di Tanah Air menjadi salah satu solusi di mana Indonesia akan menghadapi fase bonus demografi.

Bonus demografi merupakan kondisi di mana populasi usia produktif lebih banyak dari usia nonproduktif. Indonesia sendiri diprediksi akan mengalami puncak bonus demografi pada 2030 mendatang.

Untuk itu, apa yang diserukan Hary Tanoe soal pengembangan produk digital Indonesia menjadi moment tepat bagi pemerintah untuk mampu menciptakan lapangan kerja baru yang sejalan dengan perkembangan teknologi.

Gagasan Hary Tanoesoedibjo penting dicermati karena hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan yang harus dikelola secara baik, agar memberikan peluang kerja bagi usia produktif di masa mendatang.

“Banyak contoh yang bisa diambil misalnya menciptakan perusahaan aplikasi berbasis teknologi (start-up) sejenis Grab atau Go-Jek di sektor transportasi. Maupun sektor lainnya yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” urainya.

Faris menjelaskan perekonomian Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan besar secara global dan regional. Menghadapi hal tersebut maka usia produktif yang menghadapi pertumbuhan ekonomi harus ditingkatkan.

Sebab itu, Indonesia yang bersiap menyonsong bonus demografi harus dimanfaatkan dan diarahkan ke produk digital agar dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi. Terlebih, rata-rata populasi penduduk Indonesia didominasi penduduk usia muda yang produktif.

“Keuntungan bagi Indonesia adalah kita memiliki demografi penduduk muda dan ini bisa menjadi sources of growth,” ungkap Faris.

Belum lama ini, Hary Tanoe mengajak agar Indonesia bersaing dengan negara lain antara lain dengan membangun digital produk sendiri. Indonesia harus bisa bersaing dengan negara lain selama ada kemauan. Oleh karena itu ia menegaskan tidak ada kata tidak bisa.

“Kita harus bangun digital product kita sendiri, bukan asing. Tidak ada kata tidak bisa. Selama masih dalam kapasitas manusia, kita bisa lakukan asal ada kemauan,” ungkap Hary Tanoe di Gedung MNC News Center, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

VIDEO PROFILE



29
Daftar-Online-Partai-Perindo

Latest Tweet

@PartaiPerindo

facebook fans

PERINDO

SEKRETARIAT DPP PARTAI PERINDO

Jl. Pangeran Diponegoro 29
Menteng, Jakarta Pusat 10310
Telp : +62 21 - 3192 4109
Fax : +62 21 – 3192 5485
Email: [email protected]

Copyright © 2018 Partai Persatuan Indonesia (Partai PERINDO). All rights reserved.

'+
1
'+
2 - 3
4 - 5
6 - 7
8 - 9
10 - 11
12 - 13
13 - 14
[x]