PERINDO UPDATE

11 Oct 2018 13:26

Pemuda Perindo: Sanksi Tegas Guru Diduga Melakukan Doktrin Kebencian di Pemilu


JAKARTA – Pemuda Perindo meminta Dinas Pendidikan (Dindik) DKI Jakarta memberi sanksi tegas kepada guru SMAN 87 Jakarta diduga mendoktrin kepada siswanya untuk membenci salah satu calon Presiden di Pemilu 2019.

Ketua DPP Pemuda Perindo Effendi Syahputra mengatakan dugaan doktrin dilakukan oknum guru di SMAN 87 Jakarta kepada siswanya untuk anti terhadap salah satu capres sangat disayangkan pihaknya.

Apabila hal itu benar terjadi maka guru bersangkutan harus ditindak tegas untuk memberikan efek jera. Jika perlu diberikan sanksi pemecatan agar tidak terjadi di institusi pendidikan lainnya.

“Doktrinisasi politik di sekolah tidak boleh terjadi dan sanksi tegas harus diberikan kepada guru tersebut agar ada efek jera. Kalau perlu dipecat agar menjadi contoh supaya doktrinisasi politik tidak terjadi di lingkungan sekolah,” kata Effendi di Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Effendi mengatakan perlu adanya pengawasan ketat dari stakeholder terkait agar doktrinasasi politik di sekolah tidak kebablasan. Koordinasi institusi pendidikan dari daerah sampai pusat yakni harus bebas dari unsur-unsur kampanye yang notabene dilarang dalam UU Pemilu. Mengingat saat ini telah memasuki masa kampanye Pemilu 2019.

“Pengawasan dari instansi terkait terhadap lembaga-lembaga di bawahnya harus dijalankan dengan benar,” ujarnya.

Effendi berharap guru atau dosen seharusnya dapat memberikan literasi politik dengan baik yakni dengan mengajak siswa atau mahasiswa berperan aktif dalam Pemilu  2019 dengan tidak melakukan golput. Pasalnya, pada Pilpres 2014 angka golput tinggi di kalangan muda.

“Sebagai pendidik sepatutnya memberikan pendidikan politik yang baik bagi peserta didik terutama pentingnya berpartisipasi aktif dalam kontestasi politik. Dengan begitu dapat menekan angka golput, mengkampanyekan bahwa setiap suara menjdi penting untuk membangun bangsa ini menjadi lebih baik. Itu tugas yang mesti diberikan pendidik kepada anak didiknya,” ungkap Effendi.

Diketahui, seorang guru SMAN 87 Jakarta berinisial NK kemarin dimintai klarifikasinya oleh petugas dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan lantaran guru agama tersebut diduga mendoktrin siswanya untuk anti terhadap salah seorang capres. Sampai saat ini klarifikasi itu belum tuntas dilakukan mengingat sang guru sedang shock usai ujaran kebencian itu viral di media sosial.

VIDEO PROFILE



29
Daftar-Online-Partai-Perindo

Latest Tweet

@PartaiPerindo

facebook fans

PERINDO

SEKRETARIAT DPP PARTAI PERINDO

Jl. Pangeran Diponegoro 29
Menteng, Jakarta Pusat 10310
Telp : +62 21 - 3192 4109
Fax : +62 21 – 3192 5485
Email: [email protected]

Copyright © 2018 Partai Persatuan Indonesia (Partai PERINDO). All rights reserved.

'+
1
'+
2 - 3
4 - 5
6 - 7
8 - 9
10 - 11
12 - 13
13 - 14
[x]