Nusa Tenggara Timur | Dapil Kab Timor Tengah Selatan 1
Total: 48 JurnalSebagai Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan dari Fraksi Perindo, saya mengikuti penyampaian Rencana Bisnis dan Anggaran oleh Direktur Perumda TTS dan Kepala Cabang Bank NTT Cabang SoE dalam rangka mendukung pelaksanaan APBD Kabupaten TTS Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini menjadi bagian dari fungsi DPRD dalam memperoleh informasi, melakukan pembahasan, serta memastikan rencana bisnis dan anggaran dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, dan pembangunan Kabupaten TTS
Saya menghadiri kegiatan silaturahmi Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS), AKBP Kristiyan Beorbel Martino, S.H., S.I.K., M.M., CLEM., bersama DPRD Kabupaten TTS pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kemitraan dan sinergi antara DPRD Kabupaten TTS dan Kepolisian, sekaligus membangun komunikasi serta koordinasi dalam menyikapi berbagai persoalan dan isu strategis di daerah. Sebagai Anggota DPRD Kabupaten TTS dari Fraksi Perindo, saya mendukung penguatan kolaborasi antarlembaga dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan kondisi daerah yang aman dan kondusif demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat TTS.
Mengikuti Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Perindo, Ibu Angela Tanoesoedibjo Kegiatan pembukaan menjadi momentum untuk memberikan arahan, penguatan, dan motivasi kepada para anggota DPRD dalam meningkatkan kapasitas serta kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat. Bimtek Tahun 2026 diharapkan dapat memperkuat pemahaman, integritas, dan komitmen anggota DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara profesional serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Saya melaksanakan kegiatan reses di Desa Nenas, Kecamatan Fatumnasi, sebagai Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan dari Fraksi Perindo. Kegiatan ini dilakukan untuk bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta mendengarkan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan menjadi bahan untuk saya perjuangkan dan tindak lanjuti melalui tugas dan fungsi saya sebagai Anggota DPRD.
Mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan pemahaman anggota DPRD dalam melaksanakan tugas dan fungsi kedewanan. Kegiatan ini memberikan penguatan pemahaman terkait fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, termasuk kemampuan dalam membaca serta menganalisis laporan keuangan pemerintah daerah. Melalui kegiatan Bimtek, anggota DPRD diharapkan semakin mampu menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan APBD secara efektif, transparan, dan akuntabel. Selain mendapatkan materi, kegiatan juga menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman untuk memperkuat kapasitas anggota DPRD dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat serta memastikan kebijakan dan anggaran daerah dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten TTS.
Kegiatan konsultasi publik bersama masyarakat Desa Tunbes, Kecamatan Nunbena, sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi dan memperoleh masukan secara langsung dari masyarakat. Dalam kegiatan ini, saya berdialog bersama masyarakat terkait berbagai persoalan, kebutuhan, dan usulan pembangunan yang menjadi perhatian masyarakat untuk dapat diperjuangkan dan ditindaklanjuti melalui tugas dan fungsi saya sebagai Anggota DPRD Kabupaten TTS dari Fraksi Perindo.
Saya melaksanakan kegiatan reses sebagai Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan dari Fraksi Perindo di Desa Fetomone, Kecamatan Nunbena. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi saya untuk bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat, menyerap berbagai aspirasi, keluhan, serta kebutuhan yang ada di tengah masyarakat. Berbagai aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan untuk saya perjuangkan dan tindak lanjuti melalui tugas dan fungsi saya sebagai Anggota DPRD.
Komisi II DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi ke Sanggar Kerja Kerajinan Marmer yang berada di Desa Ajaobaki. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung perkembangan usaha kerajinan marmer, melihat proses produksi, serta mengidentifikasi berbagai potensi dan kendala yang dihadapi para pengrajin dalam mengembangkan usaha mereka. Dalam kunjungan tersebut, anggota Komisi II berdialog dengan pengelola dan para pengrajin untuk memperoleh informasi terkait ketersediaan bahan baku, proses pengolahan, pemasaran hasil kerajinan, serta kebutuhan dukungan dari pemerintah daerah. Selain itu, dilakukan peninjauan terhadap fasilitas kerja dan peralatan produksi yang digunakan dalam pembuatan berbagai produk kerajinan marmer. Hasil monitoring menunjukkan bahwa usaha kerajinan marmer di Desa Ajaobaki memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan sebagai salah satu usaha ekonomi kreatif masyarakat yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan membuka lapangan pekerjaan. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu mendapat perhatian, antara lain keterbatasan peralatan produksi, akses pemasaran yang belum optimal, serta kebutuhan peningkatan keterampilan dan inovasi produk. Melalui kegiatan monitoring ini, Komisi II DPRD Kabupaten TTS berkomitmen untuk mendorong dukungan kebijakan dan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kapasitas para pengrajin, memperluas akses pasar, serta mengembangkan industri kerajinan marmer sebagai salah satu produk unggulan daerah.
Pada hari ini, saya bersama teman-teman Komisi II DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi ke Sentra Madu yang berada di Desa Fatumnasi. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi pengelolaan sentra madu, perkembangan produksi, sarana dan prasarana yang tersedia, serta berbagai kendala yang dihadapi oleh para pengelola dan kelompok masyarakat yang terlibat dalam usaha perlebahan. Dalam kegiatan tersebut, anggota Komisi II melakukan dialog dengan pengelola sentra madu dan masyarakat setempat untuk memperoleh informasi terkait proses produksi, pemasaran hasil madu, serta dukungan yang dibutuhkan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Selain itu, dilakukan peninjauan terhadap fasilitas yang digunakan dalam pengolahan dan penyimpanan madu untuk memastikan standar kebersihan dan kualitas produk tetap terjaga. Hasil monitoring menunjukkan bahwa Sentra Madu Desa Fatumnasi memiliki potensi yang sangat baik dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembangan sektor usaha berbasis sumber daya lokal. Namun demikian, masih terdapat beberapa kebutuhan yang perlu mendapat perhatian, seperti peningkatan fasilitas produksi, penguatan kapasitas kelompok usaha, serta dukungan pemasaran yang lebih luas. Melalui kegiatan monitoring ini, Komisi II DPRD Kabupaten TTS berkomitmen untuk mendorong berbagai program dan kebijakan yang dapat mendukung pengembangan Sentra Madu Desa Fatumnasi sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat dan peningkatan pendapatan daerah.
Tim Komisi II DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melakukan peninjauan langsung ke Pasar Benlutu yang hingga saat ini belum difungsikan secara optimal dan terkesan mangkrak. Kegiatan peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan DPRD terhadap pembangunan fasilitas publik yang bersumber dari anggaran pemerintah. Dalam kunjungan tersebut, Komisi II melihat secara langsung kondisi bangunan pasar, fasilitas pendukung, serta mendengarkan berbagai keluhan dan harapan masyarakat maupun pedagang terkait pemanfaatan pasar tersebut. Selain melakukan peninjauan lapangan, Komisi II juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelesaian persoalan Pasar Benlutu melalui fungsi pengawasan DPRD. Diharapkan, ke depan pasar tersebut dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang tertata, nyaman, dan mampu meningkatkan kesejahteraan para pedagang maupun masyarakat sekitar. Kegiatan peninjauan berlangsung dengan lancar dan menjadi bagian dari upaya DPRD Kabupaten TTS dalam memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
