2029 Bidik Satu Fraksi, Perindo Minahasa Utara Gencarkan Kaderisasi hingga Desa
MINAHASA UTARA - Partai Perindo Minahasa Utara membidik penambahan kursi DPRD pada Pemilu 2029, dari dua kursi saat ini menjadi minimal tiga kursi agar bisa membentuk satu fraksi sendiri. Target tersebut dibarengi penguatan struktur hingga desa, pendekatan langsung kepada masyarakat dan penjaringan tokoh potensial untuk memperluas basis dukungan.
Ketua DPD Partai Perindo Minahasa Utara Anthoni Pusung mengatakan, perluasan basis dukungan menjadi pekerjaan utama untuk mencapai target tersebut. Upaya itu dilakukan melalui konsolidasi dan penguatan kapasitas pengurus, sekaligus pendekatan langsung kepada masyarakat untuk memperluas jangkauan partai.
“Tujuannya supaya kegiatan-kegiatan ini langsung kena ke masyarakat. Kami ingin partai berkembang dan jumlah anggota DPRD bisa bertambah,” ujar Anthoni Pusung di Sekretariat DPD Partai Perindo Minahasa Utara, Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Senin (19/10/2026).
Agenda penguatan organisasi tersebut dibahas dalam bimbingan teknis dan konsolidasi penguatan kapasitas pengurus yang dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-12 Partai Perindo. Kegiatan itu juga diisi lomba antar DPC yang melibatkan simpatisan.
Anthoni mengungkapkan, Perindo Minahasa Utara meraih satu kursi DPRD pada Pemilu 2019. Jumlah itu bertambah menjadi dua kursi pada Pemilu 2024. Dengan empat daerah pemilihan (Dapil), partai ini membidik keterwakilan di dua Dapil yang belum menghasilkan kursi.
“Kalau tiga kursi, kami sudah bisa membentuk satu fraksi. Namun, saya berharap bisa mendapatkan empat sampai lima kursi agar berpeluang merebut posisi pimpinan DPRD,” tutur Anthoni yang dua periode duduk di DPRD Minahasa Utara.
Untuk mengejar target tersebut, Perindo Minahasa Utara memperkuat kepengurusan hingga tingkat desa. Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh 10 kecamatan telah terbentuk dan dilantik tahun lalu. Sementara itu, pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di tingkat desa dan kelurahan sudah mencapai 40 persen.
Anthoni menargetkan seluruh struktur DPRt rampung pada 2027. Keberadaan pengurus hingga desa dinilai penting untuk memperluas jangkauan partai sekaligus menjaring kader potensial yang dapat maju sebagai calon anggota legislatif.
“Kami harus turun langsung ke masyarakat dan desa-desa. Kami juga membangun komunikasi dengan hukum tua atau kepala desa untuk mengenali sosok-sosok yang berpotensi maju dalam pemilihan legislatif,” terangnya.
Pendekatan kepada masyarakat juga dilakukan melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan dan kemasyarakatan. Selain itu, Anthoni membuka peluang bagi tokoh dan kader partai lain untuk bergabung dengan Perindo guna memperluas basis dukungan, terutama di Dapil yang belum memiliki keterwakilan.


