Daftar Anggota
  • Berita
  • Bidik 70% Caleg Perempuan, Perindo Maluku Utara Targetkan Tiga Besar pada 2029
Bidik 70% Caleg Perempuan, Perindo Maluku Utara Targetkan Tiga Besar pada 2029
Bidik 70% Caleg Perempuan, Perindo Maluku Utara Targetkan Tiga Besar pada 2029

Bidik 70% Caleg Perempuan, Perindo Maluku Utara Targetkan Tiga Besar pada 2029

JAKARTA - Partai Perindo Maluku Utara menargetkan 70 persen bakal calon legislatif (Caleg) pada Pemilu 2029 berasal dari perempuan, melampaui kuota minimal keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Partai ini juga membidik tiga dari 10 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di kabupaten/kota dipimpin perempuan.

Ketua DPW Partai Perindo Maluku Utara yang juga anggota DPRD Halmahera Barat Edi Jauw menyampaikan target tersebut dalam diskusi publik DPP Partai Perindo bertema Menakar Ambang Batas Parlemen 1%, Rabu (21/10/2026).

"Ke depan, ada tiga DPD di Provinsi Maluku Utara yang ketuanya perempuan. Dan saya coba balik, 70 persen Caleg di masing-masing Dapil di kabupaten/kota dan provinsi itu perempuan," ujarnya.

Peningkatan keterwakilan perempuan, kata Edi, harus disertai upaya nyata untuk membuka ruang kepemimpinan dalam politik. Perempuan tidak cukup hanya ditempatkan dalam daftar pencalonan, tetapi juga perlu didorong agar mampu tampil sebagai pemimpin. "Dalam politik tidak ada tokoh, tetapi yang ada itu adalah bagaimana kita mentokohkan dan kita mendorong itu," tuturnya.

Edi menegaskan komitmennya untuk memperluas kesempatan bagi kader perempuan agar dapat berkompetisi dalam Pemilu dan mengambil peran strategis di partai. Dia juga menyatakan keyakinannya terhadap potensi Partai Perindo untuk berkembang lebih besar di Maluku Utara. "Saya yakin Partai Perindo sesungguhnya adalah partai besar," ucapnya.

Selain mendorong keterwakilan perempuan, Edi memasang target elektoral bagi Partai Perindo Maluku Utara pada Pemilu Legislatif 2029. Dia optimistis partainya mampu menembus tiga besar dalam perolehan suara di provinsi tersebut.

"Partai Perindo di Pemilu berikutnya harus di tiga besar di Maluku Utara. Mungkin banyak orang ragu atau partai-partai lain akan ragu, tapi saya secara pribadi optimistis," tutur Edi.

Dorongan memperkuat peran perempuan sebelumnya disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Angkie Yudistia. Dia menekankan pentingnya mengubah keterwakilan perempuan dari sekadar kehadiran dalam struktur politik menjadi partisipasi substantif dalam perumusan kebijakan.

"Kita harus mewujudkan keterwakilan substantif, yaitu kemampuan perempuan untuk berpartisipasi dalam perumusan kebijakan, memperjuangkan kepentingan masyarakat dan memengaruhi keputusan politik," kata Angkie.

Angkie mengungkapkan data keterwakilan perempuan di Partai Perindo per 20 Oktober 2026. Sebanyak 34 dari 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) telah memenuhi kuota keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Di tingkat DPD, sebanyak 136 kepengurusan tercatat telah memenuhi kuota tersebut. Partai Perindo juga memiliki 30 anggota legislatif perempuan.