Dorong Pemuda Boalemo Jadi Pelaku Usaha, Muchsin Abdul Manaf Salurkan Modal Produktif
BOALEMO - Mendorong anak muda menjadi pelaku usaha merupakan langkah penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa. Bukan hanya membuka akses terhadap lapangan kerja, mereka perlu mendapat dukungan untuk membangun usaha yang mampu menciptakan penghasilan secara mandiri.
Upaya tersebut dilakukan anggota DPRD Kabupaten Boalemo dari Partai Perindo Muchsin Abdul Manaf dengan menyalurkan sarana usaha kepada anak muda dan pelaku UMKM di Desa Modelomo, Kecamatan Tilamuta dan Desa Mananggu, Kecamatan Mananggu. Sebanyak 200 unit kursi dan tujuh unit tenda diberikan sebagai modal yang dapat dikembangkan menjadi usaha penyewaan perlengkapan kegiatan.
“Anak muda jangan hanya diarahkan untuk mencari pekerjaan, tetapi juga harus diberi kesempatan untuk menciptakan usaha. Bantuan ini menjadi modal produktif yang bisa mereka kelola dan menghasilkan pendapatan,” kata Muchsin, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, modal usaha tidak selalu harus berbentuk uang. Sarana yang langsung dapat digunakan untuk menghasilkan pendapatan dapat menjadi pijakan awal bagi masyarakat yang ingin memulai usaha dengan memanfaatkan kebutuhan di sekitarnya.
Kursi dan tenda dipilih karena kebutuhan terhadap perlengkapan tersebut muncul dalam berbagai kegiatan masyarakat. Hajatan, pertemuan hingga kegiatan sosial membutuhkan fasilitas itu, sehingga terbuka peluang bagi penerima bantuan untuk mengembangkan jasa penyewaan di lingkungan sekitar.
“Saya melihat kebutuhan yang ada di masyarakat. Dari kebutuhan itu kita coba ciptakan peluang. Harapannya, anak muda bisa mengelola fasilitas ini secara serius, mendapatkan penghasilan dan mengembangkan usahanya,” tutur Muchsin.
Dia menambahkan, pola pemberdayaan semacam itu dapat membuat bantuan memiliki manfaat jangka panjang. Ketika sarana yang diberikan digunakan sebagai aset usaha, manfaat ekonomi tidak berhenti pada saat bantuan diserahkan, tetapi dapat terus berputar melalui aktivitas usaha.
Legislator yang duduk di Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo ini menilai penguatan ekonomi lokal harus dimulai dari potensi yang paling dekat dengan masyarakat. Anak muda dan UMKM perlu diberikan ruang untuk mengembangkan usaha sesuai kebutuhan pasar di wilayahnya masing-masing.
“Semangatnya adalah bagaimana masyarakat bisa semakin mandiri secara ekonomi. Kita ingin anak muda punya usaha dan penghasilan sendiri, sementara UMKM punya dukungan untuk terus berkembang,” ungkap Sarjana Hukum lulusan Universitas Ichsan Gorontalo ini.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat Perindo Pro Ekonomi yang menempatkan pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM dan penciptaan usaha produktif sebagai bagian dari upaya menggerakkan ekonomi daerah.


