Efharis Juster Sinaga Kawal Pembangunan Jalan Pertanian di Dolok Silau Simalungun
SIMALUNGUN — Pembangunan jalan pertanian di Dusun Siboro, Nagori Mariah Dolok, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, mulai dikawal pelaksanaannya oleh anggota DPRD Simalungun dari Fraksi Partai Perindo, Efharis Juster Sinaga. Infrastruktur tersebut merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses pada 2025.
Efharis turun langsung melakukan pengawasan untuk memastikan pembangunan jalan yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Simalungun 2026 tersebut berjalan sesuai rencana dan spesifikasi teknis. Pembangunan jalan itu memiliki nilai anggaran sekitar Rp190 juta.
Menurut Efharis, pembangunan jalan pertanian penting bagi masyarakat karena berkaitan langsung dengan mobilitas petani menuju lahan sekaligus pengangkutan hasil pertanian. Karena itu, pengawasan diperlukan agar infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
“Jalan ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada kami saat reses. Karena itu, kami ingin memastikan pelaksanaannya sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan sehingga nantinya benar-benar dapat membantu petani dalam mobilisasi dari dan menuju lahan pertanian,” ujar Efharis.
Ia mengatakan pembangunan infrastruktur seperti jalan pertanian tidak hanya berkaitan dengan akses, tetapi juga produktivitas masyarakat. Akses yang lebih baik diharapkan dapat memudahkan petani mengelola lahan, membawa sarana produksi, serta mengangkut hasil pertanian.
Menurut Efharis, perhatian terhadap infrastruktur pendukung pertanian sejalan dengan semangat Perindo Pro Ekonomi, yakni mendorong kebijakan yang membuka akses dan memperkuat produktivitas masyarakat. Jalan yang memadai menjadi salah satu kebutuhan dasar agar aktivitas ekonomi petani dapat berjalan lebih efisien.
“Harapannya, jalan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan memberi dampak langsung bagi petani. Aspirasi yang disampaikan masyarakat harus terus dikawal sampai menjadi pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan,” kata Efharis.
Efharis juga menegaskan pengawasan akan dilakukan untuk memastikan pembangunan tidak berhenti pada terealisasinya anggaran, tetapi menghasilkan infrastruktur yang sesuai kebutuhan masyarakat dan dapat digunakan dalam jangka panjang.


