Konsolidasi Menuju 2029: Perindo Sumbar Panaskan Mesin Partai, Rangkul Pemuda Bangun Daerah
SUMATERA BARAT - Menjelang kontestasi Pemilu 2029, penguatan organisasi menjadi pijakan Partai Perindo di Sumatera Barat untuk membangun kekuatan politik sekaligus memperluas kebermanfaatan di tengah masyarakat. Konsolidasi tidak hanya diarahkan untuk memanaskan mesin partai, tetapi juga membuka ruang lebih besar bagi generasi muda untuk ikut membangun daerah melalui kerja sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dan konsolidasi Partai Perindo se-Sumatera Barat pada akhir pekan lalu. Agenda itu mencakup pembagian SK DPD dan DPC, penyamaan persepsi serta strategi kerja organisasi, hingga penguatan mesin partai dalam menyapa dan melayani masyarakat.
Plt Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Kris Djajusman menegaskan, persiapan menuju Pemilu 2029 perlu dimulai jauh sebelum tahapan kontestasi berlangsung agar organisasi memiliki waktu cukup untuk memperkuat fondasinya.
“Pemilu 2029 memang masih cukup jauh, tetapi mesin partai tidak bisa dibangun secara instan. Karena itu, DPP mendorong seluruh struktur di Sumatera Barat untuk mulai bekerja sejak sekarang, memperkuat konsolidasi, memperluas pelayanan kepada masyarakat, dan memastikan organisasi hadir di tengah persoalan rakyat,” kata Kris saat dihubungi usai acara, Selasa (29/9/26).
Menurut dia, ukuran keberhasilan konsolidasi bukan hanya kelengkapan struktur, tetapi kemampuan setiap tingkatan organisasi untuk bergerak dan membangun kedekatan dengan masyarakat. Karena itu, soliditas organisasi diarahkan berjalan beriringan dengan kerja nyata di lapangan.
“Kita ingin struktur Partai Perindo di Sumatera Barat bukan hanya lengkap secara organisasi, tetapi juga hidup dan bergerak. Ukurannya sederhana: semakin solid strukturnya, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin nyata kerja yang dilakukan. Itu yang menjadi modal penting kita menuju kontestasi 2029,” ujarnya.
Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Penyandang Disabilitas DPP Partai Perindo Amy Kamila mengatakan, konsolidasi juga menjadi momentum untuk menyesuaikan kembali program partai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat Sumatera Barat.
“Sumatera Barat dengan segala keunikannya, memiliki daya tarik dan kekhasan sendiri. Partai Perindo di Sumatera Barat kini bersiap melakukan transformasi untuk masyarakat Sumatera Barat. Selain itu, konsolidasi ini bertujuan untuk melihat kembali program kami yang relevan dengan masyarakat. Kehadiran Partai Perindo nanti akan menjadi energi baru untuk masyarakat Bumi Minang ini,” kata Amy.
Semangat tersebut sejalan dengan arah Partai Perindo sebagai partai pro ekonomi yang menempatkan penguatan ekonomi kerakyatan sebagai bagian dari kerja politiknya. Di Sumatera Barat, pendekatan itu diarahkan untuk memperkuat basis masyarakat sekaligus memperluas ruang keterlibatan generasi muda.
Sementara itu, Wakil Sekretaris DPW Partai Perindo Sumatera Barat Linda mengatakan, langkah terdekat setelah konsolidasi adalah merapikan struktur hingga tingkat kabupaten, kota, dan kecamatan sebelum berbicara lebih jauh mengenai target elektoral.
“Jadi langkah terdekat kami bukan dulu bicara angka kursi yang muluk-muluk, tapi merapikan barisan dulu. Struktur kuat, mesin partai panas, baru bicara target elektoral. Itu yang kami sepakati dalam konsolidasi Minggu kemarin,” ujar Linda.
Dia menambahkan, penguatan basis masyarakat akan dilakukan melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan warga. DPD di 19 kabupaten/kota didorong memperluas kehadiran melalui kegiatan sosial, keagamaan, kepemudaan, serta program ekonomi seperti bantuan gerobak, UMKM, dan ambulans.
“Intinya, Perindo Sumbar ingin memperkuat daerah dengan cara memperkuat anak mudanya. Kalau anak muda kuat, ekonomi kuat, daerah juga akan kuat. Itu semangat yang kami bawa dari konsolidasi Minggu kemarin,” pungkas Linda.


