searchCari
Daftar Anggota
  • Berita
  • Lele Bioflok Siap Panen, Upaya Marthen Natonis Perkuat Ekonomi Kerakyatan di TTS
Lele Bioflok Siap Panen, Upaya Marthen Natonis Perkuat Ekonomi Kerakyatan di TTS
Lele Bioflok Siap Panen, Upaya Marthen Natonis Perkuat Ekonomi Kerakyatan di TTS

Lele Bioflok Siap Panen, Upaya Marthen Natonis Perkuat Ekonomi Kerakyatan di TTS

Jumat 24 April 2026 17:01 WIB

TIMOR TENGAH SELATAN - Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat mulai membuahkan hasil di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Budidaya ikan lele sistem bioflok yang diinisiasi anggota legislatif Partai Perindo Marthen Natonis kini memasuki masa panen.

Program tersebut merupakan realisasi dana aspirasi atau pokok-pokok pikiran (pokir) tahun 2025 yang digagasnya untuk memberdayakan masyarakat di Desa Belle dan Desa Boti, Kecamatan Kie.

Sebanyak tiga kolam bioflok dibangun, masing-masing berisi sekitar 1.000 ekor ikan lele. Setelah berjalan sejak Desember 2025, hasil panen tahap pertama mulai dirasakan masyarakat.

“Hasil panen tahap awal dimanfaatkan untuk konsumsi warga. Selanjutnya akan kami dorong menjadi usaha kelompok,” ujar Marthen, Jumat (24/4/2026).

Ketua Komisi I DPRD TTS ini mengungkapkan, budidaya lele dipilih karena sesuai dengan kondisi masyarakat pedesaan. Selain mudah dibudidayakan, lele memiliki daya adaptasi tinggi, tidak membutuhkan lahan luas, serta memiliki masa panen yang relatif cepat.

“Ini salah satu upaya mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Marthen yang merupakan Sarjana Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan Magister Sains dari Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Dengan siklus panen sekitar dua hingga tiga bulan, program ini mempercepat perputaran ekonomi masyarakat. Tingginya permintaan pasar terhadap lele juga membuka peluang pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Marthen berharap program ini tidak berhenti sebagai bantuan, tetapi berkembang menjadi usaha produktif berbasis kelompok yang memperkuat ekonomi keluarga.

“Budidaya lele sangat potensial meningkatkan pendapatan rumah tangga dan mendukung ketahanan pangan,” tutur Ketua DPD Partai Perindo TTS ini. 

Langkah ini sejalan dengan komitmen Partai Perindo dalam mendorong ekonomi kerakyatan melalui penguatan usaha kecil berbasis masyarakat sebagai fondasi kesejahteraan.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo