Daftar Anggota
  • Berita
  • Pasokan Listrik Minim, Igor Gregory Dayefiandro Kawal Kebutuhan Warga Kepahiang ke PLN
Pasokan Listrik Minim, Igor Gregory Dayefiandro Kawal Kebutuhan Warga Kepahiang ke PLN
Pasokan Listrik Minim, Igor Gregory Dayefiandro Kawal Kebutuhan Warga Kepahiang ke PLN

Pasokan Listrik Minim, Igor Gregory Dayefiandro Kawal Kebutuhan Warga Kepahiang ke PLN

KEPAHIANG - Keterbatasan tiang listrik membuat daya listrik di Dusun 1, 2 dan 3 Desa Pelangkian, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, belum optimal. Warga pun membawa petisi ke DPRD Kabupaten Kepahiang agar penambahan jaringan segera mendapat perhatian.

Keluhan itu disampaikan langsung kepada Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang Igor Gregory Dayefiandro. Mereka berharap kebutuhan listrik di tiga dusun tersebut bisa segera ditindaklanjuti bersama PLN.

“Tujuan kami ke sini bersilaturahmi dengan Bapak Ketua DPRD Kepahiang, sekaligus menyampaikan laporan dari masyarakat perihal kekurangan tiang listrik yang mengakibatkan daya listrik di Dusun 1, 2 dan 3 Desa Pelangkian kekurangan,” ungkap warga Pelangkian, Pety, Rabu (23/9/2026).

Masyarakat Pelangkian berharap pemasangan tiang listrik segera direalisasikan untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan warga. “Harapan kami pemasangan tiang listrik dapat direalisasikan di Dusun 1, 2 dan 3 Pelangkian,” tutur Pety.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Igor Gregory Dayefiandro mengundang PLN untuk membahas persoalan itu bersama masyarakat dan perangkat desa. Dia juga meminta titik-titik yang paling membutuhkan penambahan jaringan dipetakan langsung di lapangan.



“Perangkat desa harus hadir bersama PLN untuk memastikan titik-titik mana yang vital, kebutuhan tegangan listriknya sangat tinggi. Masyarakat yang paling membutuhkan bisa diprioritaskan,” kata legislator Partai Perindo ini.

Langkah tersebut sejalan dengan semangat Perindo Pro Ekonomi yang menempatkan kebutuhan infrastruktur dasar sebagai bagian penting dalam menopang aktivitas dan produktivitas masyarakat. Bagi warga desa, akses listrik yang memadai bukan hanya menunjang kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan ekonomi.

Igor menegaskan kebutuhan tersebut telah disampaikan masyarakat dan perangkat desa kepada DPRD secara prosedural. Dia selanjutnya mendorong koordinasi dengan PLN sesuai kewenangan untuk menentukan tindak lanjut berdasarkan kondisi di lapangan.

“Ini adalah tugas dan tupoksi dari PLN. Masyarakat dan perangkat desa sudah menyampaikan secara prosedural kepada DPRD hari ini terkait kebutuhan masyarakat, khususnya listrik,” terangnya.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya Igor mengawal aspirasi warga Pelangkian dari penyampaian keluhan hingga pembahasan bersama pihak yang memiliki kewenangan teknis. Titik kebutuhan yang paling mendesak diharapkan dapat menjadi perhatian dalam penanganan jaringan listrik di tiga dusun tersebut.