Daftar Anggota
  • Berita
  • Sekjen Partai Perindo Pimpin Langsung Bedah Dapil di Jawa Timur, Konsolidasi Jelang 2029
Sekjen Partai Perindo Pimpin Langsung Bedah Dapil di Jawa Timur, Konsolidasi Jelang 2029
Sekjen Partai Perindo Pimpin Langsung Bedah Dapil di Jawa Timur, Konsolidasi Jelang 2029

Sekjen Partai Perindo Pimpin Langsung Bedah Dapil di Jawa Timur, Konsolidasi Jelang 2029

SURABAYA — Partai Perindo memperkuat konsolidasi organisasi di Jawa Timur melalui Workshop Bedah Dapil dan Persiapan Verifikasi Partai Politik DPW Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (3/10). Jawa Timur menjadi wilayah penting dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029 karena memiliki 14 daerah pemilihan (dapil) DPR RI dengan 120 kursi.

Dengan 31,4 juta pemilih pada Pemilu 2024, Jawa Timur merupakan salah satu basis pemilih terbesar di Indonesia. Skala tersebut membuat pembacaan dapil menjadi penting, bukan hanya untuk memetakan perolehan suara, tetapi juga untuk melihat karakter sosial dan ekonomi setiap wilayah.

Workshop di Jawa Timur merupakan bagian dari rangkaian bedah dapil dan konsolidasi yang dilakukan Partai Perindo di sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir. Agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus menerjemahkan data politik menjadi kerja di lapangan.

*Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah* mengatakan Jawa Timur memiliki potensi besar, tetapi pendekatan organisasi perlu disertai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama persoalan ekonomi dan daya beli.

“Jawa Timur memiliki potensi yang luar biasa. Karena itu, kita harus hadir dengan program yang konkret dan bisa dirasakan masyarakat. Fokus kita adalah penguatan perekonomian masyarakat, terutama melalui UMKM dan program yang dapat meningkatkan daya beli,” ujar Ferry.

Pada Pemilu 2024, Partai Perindo memperoleh sekitar 1,21 juta suara untuk DPR RI di Jawa Timur, tetapi belum memperoleh kursi DPR RI dari provinsi tersebut. Data itu menjadi salah satu bahan yang perlu dibaca kembali dalam persiapan menuju 2029: di mana suara terkonsentrasi, wilayah mana yang masih lemah, serta bagaimana struktur organisasi dapat diperkuat.



Sementara itu, hasil survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) pada Agustus 2026 mencatat elektabilitas Partai Perindo di Jawa Timur sebesar 1,1 persen. Dalam survei yang sama, Ketua DPW Partai Perindo Jawa Timur Ahmad Zazuli tercatat 15,6 persen dalam kategori elektabilitas ketua DPW partai politik dan berada di posisi ketiga. Dua angka tersebut merupakan indikator yang berbeda, tetapi memberikan gambaran mengenai posisi partai dan figur di Jawa Timur.

Pria yang sering disapa Cak Jaz itu mengatakan hasil tersebut perlu diikuti dengan kerja yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama melalui penguatan dan pendampingan UMKM, petani, nelayan, serta pedagang.

“Harapan kami setelah mendapat kesempatan atau mendapatkan peluang yang cukup bagus dan dipercaya oleh masyarakat, maka kami akan terus meningkatkan kerja-kerja politik, terutama untuk fokus terus melakukan penguatan dan pendampingan UMKM, petani, nelayan, pedagang yang memang bersentuhan langsung dengan persoalan ekonomi,” ujar Cak Jaz.

"Pendekatan tersebut akan diterjemahkan melalui sejumlah program, antara lain Warung Kita yang diarahkan hadir hingga tingkat kelurahan. Perindo juga menyiapkan dukungan bagi pengemudi ojek daring, UMKM, dan anak muda, termasuk pelatihan usaha dan pemanfaatan kantor partai sebagai ruang interaksi masyarakat," pungkas Cak Jaz.

Bagi Perindo, tantangan menuju 2029 bukan hanya memperkuat struktur, tetapi memastikan struktur tersebut mampu menerjemahkan pembacaan dapil menjadi kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan 14 dapil dan 120 kursi yang diperebutkan, Jawa Timur menyediakan medan yang luas sekaligus kompleks. Data Pemilu 2024 menunjukkan posisi awal, sementara konsolidasi empat tahun ke depan akan menentukan bagaimana posisi tersebut dibaca dan direspons.