Daftar Anggota
  • Berita
  • Sekjen Partai Perindo Pimpin Rapat Koordinasi dan Pendidikan Politik di NTB, Perkuat Struktur Jelang Pemilu 2029
Sekjen Partai Perindo Pimpin Rapat Koordinasi dan Pendidikan Politik di NTB, Perkuat Struktur Jelang Pemilu 2029
Sekjen Partai Perindo Pimpin Rapat Koordinasi dan Pendidikan Politik di NTB, Perkuat Struktur Jelang Pemilu 2029

Sekjen Partai Perindo Pimpin Rapat Koordinasi dan Pendidikan Politik di NTB, Perkuat Struktur Jelang Pemilu 2029

MATARAM — Partai Persatuan Indonesia (Perindo) memperkuat struktur organisasi di Nusa Tenggara Barat sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Hal ini coba dilakukan dengan menggelar serangkaian kegiatan meliputi pendidikan politik, konsolidasi kepengurusan, persiapan verifikasi partai politik, dan komunikasi dengan sejumlah tokoh menjadi agenda yang dijalankan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perindo NTB.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, penguatan organisasi perlu berjalan beriringan dengan upaya membangun basis kerja di daerah. Menurut dia, keberadaan tokoh yang memiliki pengaruh di masyarakat merupakan salah satu unsur organisasi, tetapi bukan satu-satunya penentu. Partai Perindo tetap bersilaturahmi secara intens dengan sejumlah tokoh, termasuk TGB dan Sitti Rohmi Djalilah. Namun, penguatan organisasi di tingkat daerah tetap menjadi perhatian utama dalam menyiapkan partai menghadapi agenda politik mendatang.

"Dari sisi kelembagaan, kepengurusan DPW dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perindo di NTB telah terbentuk seluruhnya. Sementara itu, struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah mencapai 99 persen, dengan sejumlah penyesuaian yang masih diperlukan, termasuk di wilayah Bima,” tutur Ferry.

Penguatan struktur tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara pengurus DPP, DPW NTB, serta jajaran DPD dan DPC se-NTB. Agenda pertemuan mencakup penguatan kelembagaan, persiapan verifikasi partai politik, dan pembahasan daerah pemilihan di tingkat kabupaten/kota. Ferry mengatakan, partainya tetap mencermati dinamika nasional, tetapi memilih memprioritaskan konsolidasi dan pendidikan politik masyarakat.

“Sejatinya, elite politik harus memberikan pendidikan politik terbaik bagi masyarakat. Jangan sampai demokrasi kita menjadi cacat,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, pendidikan politik perlu membantu masyarakat memahami persoalan publik secara lebih utuh, bukan sekadar mengikuti polemik yang berkembang. Ia juga menekankan pentingnya kegiatan partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk melalui konsolidasi dan pembahasan daerah pemilihan.

Di NTB, Perindo saat ini memiliki tiga anggota DPRD provinsi dan 11 anggota DPRD kabupaten/kota. Ferry menyebut partainya ingin meningkatkan jumlah keterwakilan tersebut pada Pemilu 2029. Ia berharap jumlah anggota legislatif Perindo dapat meningkat hingga dua kali lipat, meskipun capaian itu masih menjadi target organisasi.

Ke depan, penguatan struktur dan komunikasi dengan berbagai tokoh akan berjalan bersama agenda konsolidasi di tingkat daerah. Persiapan tersebut juga mencakup pemenuhan persyaratan administrasi dan penguatan kepengurusan hingga tingkat bawah. Bagi Perindo NTB, persiapan menuju Pemilu 2029 tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan organisasi, tetapi juga dengan kemampuan menjaga koordinasi dan menjalankan pendidikan politik di tengah masyarakat.