Suarakan Aspirasi Nelayan hingga Petani, Sufarddin Kawal Penguatan Ekonomi Halmahera Timur
HALMAHERA TIMUR - Perikanan, pertanian dan perkebunan menjadi tumpuan ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Namun, aktivitas tersebut masih membutuhkan dukungan sarana produksi, pengembangan usaha hingga akses pemasaran agar mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat.
Hal itu yang akan didorong anggota DPRD Kabupaten Halmahera Timur Sufarddin bin Hasaruddin setelah menyerap aspirasi masyarakat dalam reses di Desa Bangul, Kecamatan Maba Tengah. Dia menilai kebutuhan di sektor produktif perlu mendapat perhatian dan diterjemahkan ke dalam program pembangunan daerah.
“Kalau masyarakat sudah menyampaikan kebutuhannya secara langsung, tugas kami adalah mengawal suara itu agar mendapat perhatian pemerintah dan bisa diwujudkan melalui program yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Sufarddin, Rabu (30/9/2026).
Kelompok nelayan, petani, pekebun, pemuda hingga perempuan menitipkan harapan kepada Legislator Partai Perindo ini. Masukan yang disampaikan berkaitan dengan kebutuhan untuk menopang penghidupan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi keluarga.
Dari kelompok nelayan, kebutuhan sarana dan prasarana pendukung aktivitas perikanan menjadi salah satu perhatian. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas melaut sekaligus memperkuat penghasilan keluarga nelayan.
Sementara petani dan pekebun menyoroti sarana produksi, pengembangan usaha, peningkatan produktivitas hingga pemasaran hasil pertanian dan perkebunan. “Penguatan sektor tersebut penting karena pertanian dan perkebunan menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat di banyak desa di Halmahera Timur,” tutur Sufarddin.
Aspirasi juga datang dari kalangan pemuda dan perempuan. Pemuda menyampaikan kebutuhan ruang pengembangan keterampilan, kegiatan kepemudaan dan peluang untuk membangun kemandirian. Sementara perwakilan perempuan turut menyuarakan aspirasi terkait pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Sufarddin mengatakan, seluruh masukan tersebut akan diteruskan melalui mekanisme kelembagaan agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sesuai kewenangan yang ada.
“Insya Allah suara-suara dari masyarakat akan terus kami sampaikan untuk menjadi perhatian pemerintah. Paling tidak, aspirasi ini bisa dilembagakan menjadi program dan kegiatan bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, pembangunan ekonomi juga perlu memberi ruang bagi inisiatif yang tumbuh dari masyarakat. Potensi yang sudah berjalan di tingkat desa perlu diperkuat melalui dukungan kebijakan dan program yang tepat agar berkembang menjadi kekuatan ekonomi lokal.
“Inisiatif warga perlu diakomodasi sebagai bagian dari aspirasi untuk mendorong penguatan ekonomi lokal,” tegas Sufarddin yang merupakan Sarjana Manajemen lulusan Universitas Teknologi Yogyakarta.
Dorongan tersebut sejalan dengan komitmen Perindo Pro Ekonomi, yang menempatkan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat sebagai bagian dari pembangunan. Dukungan terhadap nelayan, petani, pekebun, pemuda dan perempuan diharapkan membuka ruang lebih besar bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi.


