Tuntaskan Struktur hingga Desa, Perindo Maluku Tenggara Bidik Pimpinan DPRD
MALUKU TENGGARA - Partai Perindo Maluku Tenggara membidik posisi pimpinan DPRD pada Pemilu 2029. Pembentukan struktur kepengurusan di 11 kecamatan, 190 desa dan satu kelurahan telah rampung. Partai ini kini melanjutkan pelantikan pengurus secara bertahap sebagai bagian dari persiapan menghadapi kontestasi mendatang.
Ketua DPD Partai Perindo Maluku Tenggara Benediktus Fadly Rejaan mengatakan, pembentukan struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) telah mencapai 100 persen. Agenda berikutnya adalah menuntaskan pelantikan pengurus di seluruh wilayah.
"Struktur sudah terbentuk semua, tinggal pelantikan. November dan Desember nanti, kami agendakan pelantikan dua DPC lagi beserta DPRt-nya," ungkap Benediktus, Kamis (15/10/2026).
Sejauh ini, pelantikan telah dilakukan di Kecamatan Manyeuw dan Kecamatan Kei Besar Utara Timur, masing-masing mencakup DPC beserta seluruh DPRt di wilayah tersebut. Pelantikan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada November dan Desember 2026.
Kelengkapan struktur tersebut menjadi bagian dari persiapan Partai Perindo menghadapi Pemilu 2029. Pada Pemilu 2024, partai ini menempatkan tiga kader di DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, yakni Irenius Omaratan dari daerah pemilihan (Dapil) 2, Immanuel Ufi dari Dapil 3 dan Benediktus Fadly Rejaan dari Dapil 1.
Partai Perindo Maluku Tenggara menargetkan tiga kursi pada Pemilu 2029 sekaligus membidik posisi pimpinan DPRD. Persiapan untuk mencapai sasaran tersebut telah dimulai jauh sebelum tahapan Pemilu berlangsung.
"Target kami pada 2029 adalah tiga kursi, tetapi kami ingin menjadi pimpinan DPRD. Persiapannya dimulai dari sekarang. Seluruh pengurus harus bergerak dan solid," tutur Ketua Komisi II DPRD Maluku Tenggara ini.
Menurut Benediktus, kelengkapan struktur harus diikuti aktivitas nyata di lapangan. Pengurus di setiap tingkatan diharapkan tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi juga aktif bekerja dan hadir di tengah masyarakat.
"Kami tidak ingin struktur hanya lengkap di atas kertas. Pengurus harus aktif bekerja dan hadir di tengah masyarakat," kata kandidat Doktor Manajemen Sumber Daya Perairan Universitas Pattimura ini. Disertasinya mengangkat tema Optimalisasi Sektor Unggulan Perikanan dan Pariwisata dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Maluku Tenggara.


