Daftar Anggota
  • Berita
  • Waketum Partai Perindo: Peran Santri Sangat Dibutuhkan untuk Mewujudkan Indonesia Sejahtera
Waketum Partai Perindo: Peran Santri Sangat Dibutuhkan untuk Mewujudkan Indonesia Sejahtera
Waketum DPP Partai Perindo Syafril Nasution saat membuka webinar Hari Santri Nasional 2021 digelar Partai Perindo

Waketum Partai Perindo: Peran Santri Sangat Dibutuhkan untuk Mewujudkan Indonesia Sejahtera

Jumat 22 Oktober 2021 22:16 WIB

JAKARTA -- Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Syafril Nasution menegaskan peran santri dan pesantren sangat diperluhkan guna mewujudkan Indonesia Sejahtera. 

Untuk itu, skill, talenta, dan keseriusan menjadi aspek penting yang harus dimiliki santri dalam meraih cita-cita tersebut.

"Peran santri dan pesantren sangat dibutuhkan dalam berbagai upaya percepatan dan pembangunan ekonomi, mewujudkan Indonesia Sejahtera," kata Syafril saat membuka Webinar Hari Santri Nasional 2021 yang digelar Partai Perindo: Peran Santri dan Pesantren dalam Pembangunan Ekonomi Nasional", Jumat (22/10/2021).

BACA JUGA: Partai Perindo Sebut 3 Modal Santri dalam Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Dalam meningkatkan pembangunan dan percepatan ekonomi guna mewujudkan Indonesia Sejahtera, santri harus terlibat langsung dalam pengembangan UMKM, koperasi maupun di agribisnis, pertanian dan peternakan.

Selain itu, ada pula sektor ekonomi kreatif yang tidak membutuhkan modal yang besar.

Apalagi, seiring dengan perkembangan zaman saat ini, potensi tersebut bisa digarap dengan biaya yang lebih hemat seperti memanfaatkan teknologi kekinian.

"Di era digital ini, santri dan pesantren bisa mengembangkan ekonomi kreatif yang mempunyai nilai tambah luar biasa dengan modal tidak terlalu besar," ucapnya.

Adapun, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Imdadun Rahmat menuturkan pada tahun 1990-an muncul kesadaran untuk memperluas peran pesantren sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, in line dengan spirit zaman pada saat itu.

Dalam perkembangannya, pesantren tidak hanya berkutat kepada urusan keagamaan semata, tetapi pesantren dibentuk sebagai agen perubahan dan pemberdayaan masyarakat.

"Banyak sekali pesantren yang pada waktu itu menjadi area uji coba atau area pilot project menjadikan pesantren sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat dan pengembangan masyarakat," ujarnya.

Adapun, Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menyatakan santri dan pesantren telah melakukan berbagai upaya untuk pengembangan ekonomi kerakyatan.

"Misalnya di Jawa Barat ada satu kebijakan 'Satu Pesantren Satu Produk'. Saya kira ini adalah salah satu cikal bakal yang baik untuk pengembangan ekonomi pesantren sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat sekitar," ungkap Khaliq. 

Info dan keamggotaan Partai Perindo, klik bit.ly/MemberPartaiPerindo di www.partaiperindo.com.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo