searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat

26 Mei 2026, 17:03 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 Penyerapan masyarakat di Kampung Erukako, desa bolora, kec. wewewa tengah, di hadiri Kapolsek Wewewa Timur, Babinsa Bolor, Pj Desa Bolora dan Masyarakat dapil 2, persoalan yang di sampaikan terkait meteran Listrik, pembangunan gereja Cabang, bantuan bibit Lele, bantuan hortikultura, bantuan alat Tenun, alat2 pertanian

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Menerima kunjungan Wartawan Jarmas
Kegiatan Partai

Menerima kunjungan Wartawan Jarmas

11 juni 2025 menerima kunjungan wartawan jarmas dalam kunjungan silaturahmi

Evaluasi Korban Bencana Longsor
Kegiatan Partai

Evaluasi Korban Bencana Longsor

TAMBOLAKA, iNewsSumba.id-Di balik dramatisnya proses evakuasi dua bocah yang tertimbun longsor batu putih di Desa Djelamanu, Kecamatan Wewewa Utara, tersimpan kisah tentang sebuah alat berat yang datang dari jauh. Ekskavator yang akhirnya mempercepat proses pencarian itu diketahui milik Yusuf Bora, seorang kader Partai Perindo sekaligus Wakil Ketua DPRD Sumba Barat Daya. Alat berat tersebut tiba di lokasi setelah warga berjuang hampir delapan jam menggali material longsor secara manual. Peristiwa tragis itu sendiri terjadi sekitar pukul 10.00 WITA, Senin (16/3/2026). Dua bocah bernama Arjun Saputra Gono Ate dan Sardianto Rato Pote tertimbun longsor material tanah dan batu putih saat berada di lokasi sertu di Desa Djelamanu. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya melakukan pencarian. Dengan alat seadanya, mereka menggali timbunan batu yang keras dan berat. Namun upaya tersebut tidak mudah. Lapisan batu putih yang menimbun korban sangat padat sehingga proses pencarian berjalan lambat. Di saat bersamaan, informasi mengenai kejadian itu menyebar cepat melalui media sosial dan jaringan warga. “Saya dapat informasi dari adik Eva di sekitar lokasi sekitar pukul 10.00 WITA. Juga dari warganet di media sosial yang menyebut pencarian manual sangat susah,” kata Yusuf Bora saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Senin (16/3/2026) malam lalu. Setelah mengetahui kondisi di lapangan, Yusuf Bora langsung mengambil keputusan untuk membantu. “Karena kebetulan saya punya excavator, saya langsung hubungi pemilik tronton untuk mengangkut alat itu ke lokasi,” ujarnya. Perjalanan alat berat tersebut tidak singkat. Dari lokasi penyimpanan menuju Desa Djelamanu, ekskavator harus menempuh perjalanan sekitar dua hingga tiga jam. Ketika alat berat itu akhirnya tiba, proses pencarian menjadi jauh lebih cepat. Operator membuka lapisan batu putih yang menimbun titik dugaan korban. “Puji Tuhan korban akhirnya bisa ditemukan dalam timbunan sekitar dua meter. Saya hanya terpanggil untuk membantu sebisa mungkin,” kata Yusuf Bora. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. “Semoga keluarga diberikan kekuatan dan penghiburan oleh Sang Maha Kasih,” tuturnya.

Kunjungan Kerja Bersama Pemerintah
Kegiatan Lembaga

Kunjungan Kerja Bersama Pemerintah

Kunjungan Bersama Pemerintah di Pantai Waikelo, Desa Radamata Kec. Loura Kab. Sumba Barat Daya utk Penataan dan survay Lokasi kuliner sumber laut