Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Partai

Diskusi ringan bersama sesama Aleg DPRD TTS

13 Juli 2026, 23:03 WIB

Sore hari ini, di lobi Kantor DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan, saya bersama Bapak Marthen Tualaka dari Fraksi Hanura dan Bapak Yerim Fallo dari Fraksi PDI Perjuangan meluangkan waktu untuk berdiskusi dan saling memotivasi dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Meskipun berasal dari fraksi yang berbeda, kami memiliki komitmen yang sama, yaitu bekerja dengan tulus, membangun komunikasi yang baik, dan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya di daerah pemilihan kami masing-masing. Perbedaan pilihan politik tidak menjadi penghalang untuk saling mendukung dalam menghadirkan gagasan dan solusi bagi kemajuan Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Semoga semangat kebersamaan, persaudaraan, dan pengabdian ini terus terpelihara sehingga kehadiran kami sebagai anggota DPRD benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada kami.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Berkunjung ke Puskesmas Oeekam Amanuban Timur
Kegiatan Partai

Berkunjung ke Puskesmas Oeekam Amanuban Timur

Pagi hari ini saya berkunjung ke Puskesmas Oeekam, Kecamatan Amanuban Timur, untuk mengurus surat rujukan bagi anak kami, Resky Nakamnanu, yang akan menjalani pemeriksaan lanjutan di RSU Leona. Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Oeekam atas pelayanan yang ramah, cepat, dan penuh kepedulian. Semoga Resky diberikan kesehatan, proses pemeriksaannya berjalan lancar, dan semua tenaga kesehatan senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan tugas mulia melayani masyarakat.Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih singkat atau lebih bernuansa reflektif.

Menikmati pesona negeri di atas awan Nunbena
Kegiatan Partai

Menikmati pesona negeri di atas awan Nunbena

Sore hari ini saya bersama Bapak Marthen Natonis, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan, berkesempatan meninjau salah satu destinasi wisata yang dikenal dengan sebutan “Negeri di Atas Awan” Nunbena di Kecamatan Kot'olin. Dari lokasi ini, tersaji pemandangan alam yang begitu indah dan memukau. Hamparan perbukitan yang hijau berpadu dengan gumpalan awan yang menyelimuti lembah menciptakan panorama yang menenangkan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Keindahan alam yang dimiliki Nunbena merupakan anugerah yang patut dijaga dan dikembangkan sebagai salah satu potensi wisata unggulan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Dalam kunjungan ini, kami juga berdiskusi mengenai berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata, termasuk peningkatan aksesibilitas, penataan lokasi wisata, serta keterlibatan masyarakat setempat dalam pengelolaan dan pemanfaatan potensi wisata yang ada. Kami berharap destinasi wisata Negeri di Atas Awan Nunbena dapat semakin dikenal luas, menarik lebih banyak wisatawan, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah. Mari bersama-sama menjaga kebersihan, kelestarian alam, dan keindahan destinasi wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat Kot'olin dan Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Menikmati kebersamaan dalam jamuan makanan tradisional
Kegiatan Partai

Menikmati kebersamaan dalam jamuan makanan tradisional

Tadi malam 31-05-2026, seusai mengikuti kebaktian penutupan Bulan Budaya bersama Jemaat GMIT Tetus Baikpoan-Oelet, Klasis Amanuban Timur, kami kembali merasakan kekayaan budaya yang diwariskan oleh para leluhur melalui sajian makanan tradisional khas Atoni Pah Meto (Timor Dawan). Hidangan yang disajikan bukan sekadar makanan untuk mengenyangkan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, persaudaraan, dan rasa syukur atas berkat Tuhan dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah suasana penuh keakraban, kami duduk bersama, saling berbagi cerita dan menikmati berbagai sajian tradisional yang mencerminkan identitas serta kearifan lokal masyarakat Timor. Momentum seperti ini mengingatkan kita bahwa budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus terus dihidupi dan diwariskan kepada generasi muda. Melalui makanan tradisional, bahasa, tarian, tenun, dan berbagai nilai luhur lainnya, kita menjaga jati diri sebagai masyarakat Atoni Pah Meto yang berakar kuat pada budaya dan iman. Terima kasih kepada seluruh jemaat dan panitia Bulan Budaya yang telah menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna. Semoga semangat melestarikan budaya lokal terus tumbuh dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat, sehingga warisan leluhur tetap hidup dan menjadi berkat bagi generasi yang akan datang. Budaya terpelihara, persaudaraan semakin erat, dan iman terus bertumbuh untuk kemuliaan Tuhan. 🙏🏽✨