searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Menyikapi Polemik Pelaksanaan CFD di TTS

08 Juni 2026, 12:21 WIB

Menyikapi Polemik Pelaksanaan CFD di Kabupaten TTS

Hari ini kami dari Komisi III dan Komisi I DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melakukan pembahasan terkait pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah TTS setiap hari Sabtu, khususnya mengenai kebijakan yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) untuk hadir dan berpartisipasi.Pembahasan ini dilakukan karena muncul berbagai tanggapan dan pandangan di tengah masyarakat maupun kalangan ASN. Di satu sisi, CFD dinilai sebagai kegiatan yang positif untuk mendorong pola hidup sehat, mempererat kebersamaan, serta menghidupkan ruang publik. Namun di sisi lain, terdapat sejumlah masukan dan keberatan terkait kewajiban kehadiran ASN yang dianggap perlu dikaji lebih lanjut agar tidak menimbulkan beban maupun kesalahpahaman. Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, DPRD perlu mendengar berbagai pandangan secara objektif dan proporsional. Setiap kebijakan pemerintah pada dasarnya harus memberikan manfaat bagi masyarakat, namun juga perlu memperhatikan aspek kenyamanan, efektivitas pelaksanaan, serta kondisi para ASN yang menjadi peserta kegiatan. Melalui pembahasan ini, kami berharap dapat memperoleh gambaran yang utuh mengenai tujuan, mekanisme, serta dampak pelaksanaan CFD sehingga dapat memberikan masukan konstruktif kepada Pemerintah Daerah. Pada prinsipnya, setiap program yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kebersamaan masyarakat patut didukung, namun pelaksanaannya juga perlu mempertimbangkan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan. DPRD TTS akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan menjembatani berbagai aspirasi yang berkembang demi terwujudnya kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat serta menciptakan hubungan yang harmonis antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Koordinasi dengan petugas PPL Amanuban Timur
Kegiatan Partai

Koordinasi dengan petugas PPL Amanuban Timur

Dalam rangka pengukuhan kelompok tani di desa Oeekam dan desa Oelet kecamatan Amanuban Timur, saya melakukan koordinasi dengan petugas PPL untuk persiapan teknis. Untuk diketahui bahwa dari tujuh kelompok tani yang akan dikukuhkan dua kelompok tani dipersiapkan sebagai kelompok tani anggota partai Perindo yaitu kelompok tani bersaudara dari desa Oelet dan kelompok tani Pene dari desa Oeekam. Waktu pengukuhan akan dikoordinasikan dengan kepala dinas pertanian kabupaten Timor Tengah Selatan.

Diskusi bersama lower dan awak media
Kegiatan Partai

Diskusi bersama lower dan awak media

Hari ini saya bertemu dan berdiskusi bersama tim pengacara serta awak media Suara NTT di Nunumeu, Kecamatan Kota Soe, terkait upaya pengungkapan kasus kematian anak almarhumah Yohana Fransiska Serwutun yang terjadi pada tanggal 29 November 2024. Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk terus mengawal proses penegakan hukum agar berjalan secara adil, transparan, dan memberikan kepastian bagi keluarga korban serta masyarakat luas. Kehadiran media juga sangat penting sebagai mitra dalam menyuarakan kebenaran dan memastikan proses pengungkapan kasus ini tetap mendapat perhatian publik. Saya berharap seluruh pihak yang berwenang dapat bekerja secara profesional, objektif, dan tuntas sehingga fakta yang sebenarnya dapat terungkap dengan jelas. Keadilan bagi almarhumah Yohana Fransiska Serwutun dan keluarganya harus menjadi perhatian bersama. Terima kasih kepada tim pengacara, awak media, dan semua pihak yang terus peduli serta mendukung upaya pencarian keadilan ini. Semoga perjuangan ini menghadirkan terang dan jawaban bagi keluarga yang ditinggalkan.

Membawa terang listrik ke desa dan dusun
Kegiatan Partai

Membawa terang listrik ke desa dan dusun

Hari ini saya melakukan komunikasi dan koordinasi bersama petugas PLN Soe serta Ketua DPRD TTS dalam rangka membahas upaya perluasan jaringan listrik ke desa-desa yang hingga saat ini belum sepenuhnya terjangkau layanan listrik. Pertemuan dan komunikasi ini menjadi langkah penting untuk mendorong pemerataan pembangunan serta memastikan masyarakat di wilayah pedesaan dapat menikmati akses listrik yang layak. Kehadiran jaringan listrik di desa sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas masyarakat, pendidikan, ekonomi, dan pelayanan lainnya. Semoga melalui kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak PLN, rencana perluasan jaringan listrik ini dapat segera terealisasi demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan.