searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Partai

Komunikasi yang tak terputus

03 April 2026, 15:30 WIB

Seusai kebaktian Jumat Agung.. Saya mengajak ketua pemuda jemaat GMIT Nazaret Oeekam, anggota Polsek Amanuban Timur yang bertugas menjaga keamanan saat kebaktian, salah satu anggota tim pemenangan Pileg 2024 (sahabat Perindo) membahas bakti sosial yang digagas DPC Perindo Amanuban Timur pasca perayaan Paskah 2026..yang sebelumnya direncanakan sebelum hari raya Paskah tetapi terkendala dengan ketersediaan alat berat (eskalator) untuk penggalian sirtu.. Anggota polsek Amanuban Timur (bp Robi Tukan) bersedia untuk membantu pengamanan bahkan siap bersama anggota polsek yang lain untuk pekerjaan fisik...selain itu ketua pemuda Nazaret Oeekam juga bersedia untuk mengajak para pemuda bersama masyarakat yang ada disekitar lokasi pekerjaan untuk membantu. Saya bersama pengurus DPC Perindo Amanuban Timur siap memfasilitasi.. Kegiatan direncanakan setelah perayaan Paskah (minggu ketiga April 2026)

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Mengunjungi konstituen buruh kayu bangunan
Kegiatan Partai

Mengunjungi konstituen buruh kayu bangunan

Hari ini saya berkesempatan mengunjungi konstituen, Bapak Johni Manes, seorang buruh kayu bangunan di Desa Oeekam, Kecamatan Amanuban Timur. Kunjungan ini menjadi momen untuk mendengar secara langsung berbagai cerita, harapan, dan tantangan yang dihadapi masyarakat pekerja, khususnya para buruh kayu bangunan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Melalui komunikasi dan kebersamaan seperti ini, saya semakin memahami bahwa perhatian terhadap kesejahteraan pekerja dan pembangunan ekonomi masyarakat harus terus diperjuangkan. Terima kasih atas sambutan hangat dan diskusi yang penuh makna. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Membahas solusi penanganan air bersih di TTS
Kegiatan Lembaga

Membahas solusi penanganan air bersih di TTS

Hari ini, seusai membahas regulasi terkait pendefinitifan desa persiapan, saya bersama Ketua DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Direktur Utama PDAM Soe melanjutkan diskusi mengenai berbagai persoalan pelayanan air bersih yang masih dihadapi masyarakat di beberapa kecamatan di Kabupaten TTS, termasuk di Kecamatan Amanuban Timur. Dalam diskusi tersebut, kami membahas berbagai tantangan yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama saat memasuki musim kemarau, seperti keterbatasan sumber air, distribusi yang belum optimal, serta kebutuhan pengembangan infrastruktur pendukung pelayanan air bersih. Persoalan ini menjadi perhatian serius karena air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan, kehidupan sehari-hari, dan aktivitas ekonomi warga. Kami juga bertukar pikiran mengenai berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pelayanan air bersih, baik melalui pengembangan jaringan perpipaan, pemanfaatan sumber-sumber air yang potensial, pembangunan sarana pendukung, maupun kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya. Sebagai wakil rakyat, saya terus mendorong agar kebutuhan air bersih masyarakat menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah, khususnya bagi wilayah-wilayah yang masih mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih. Kecamatan Amanuban Timur dan beberapa kecamatan lainnya membutuhkan perhatian khusus agar masyarakat dapat menikmati pelayanan air bersih yang memadai dan berkelanjutan. Semoga melalui koordinasi dan komunikasi yang terus dibangun antara DPRD, pemerintah daerah, dan PDAM, berbagai persoalan air bersih yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara bertahap sehingga pelayanan yang lebih baik dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Diskusi dengan ketua DPRD TTS
Kegiatan Lembaga

Diskusi dengan ketua DPRD TTS

Walaupun tidak dalam diskusi formal kami (saya bersama ketua Fraksi Perindo) dari partai Perindo bersama teman anggota DPRD TTS dari partai Nasdem dan partai Demmokrat membicarakan persoalan terkait penerapan KUHP baru tentang penanganan ternak sapi dan lahan pertanian sehingga tidak merugikan baik petani maupun peternak. Pada kesempatan tersebut kami (Perindo) mengusulkan untuk dibuatkan perda inisiatif agar ada payung hukum dalam implementasinya... Disepakati untuk dibahas pada rapat paripurna.