Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Partai

Menerima aspirasi warga desa Nobi-Nobi

24 Mei 2026, 17:20 WIB

Hari ini saya menerima aspirasi dari bapak Stef Nakamnanu, warga Desa Nobi-Nobi, Kecamatan Amanuban Tengah, terkait kebutuhan kelompok tani cabe yang sementara berupaya meningkatkan hasil pertanian mereka. Dalam penyampaian tersebut, kelompok tani membutuhkan dukungan berupa mesin pompa air, fiber penampung air, serta pipa atau selang untuk menunjang kebutuhan pengairan lahan pertanian. Pada prinsipnya saya menyambut baik aspirasi yang disampaikan, karena sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama ekonomi masyarakat yang perlu mendapat perhatian dan dukungan bersama. Ketersediaan sarana pendukung pertanian tentu sangat membantu para petani dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka. Semoga aspirasi ini dapat diperjuangkan melalui koordinasi dengan pihak terkait sehingga ke depan kelompok tani dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Mencari keadilan dan kebenaran di Polda NTT
Kegiatan Partai

Mencari keadilan dan kebenaran di Polda NTT

Malam hari ini saya mendampingi orang tua almarhum Yohana Fransiska Serwutun, Bapak Yosef Kialolon, bersama tim kuasa hukum yang diketuai oleh Bapak Viki Lamury, SH, dalam mengantar laporan dugaan tindak pidana aborsi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Nusa Tenggara Timur.Langkah hukum ini merupakan bagian dari upaya mencari kebenaran dan keadilan atas berbagai fakta yang berkembang terkait meninggalnya almarhumah Yohana Fransiska Serwutun. Laporan tersebut ditujukan untuk meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan dan pendalaman secara menyeluruh terhadap dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan oleh pacar almarhumah.Sebagai keluarga, tentu harapan terbesar adalah agar seluruh proses hukum dapat berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kami percaya bahwa penegakan hukum yang adil akan memberikan kepastian bagi keluarga serta menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Kiranya setiap tahapan proses yang sedang berjalan dapat menghasilkan kejelasan atas peristiwa yang terjadi sehingga kebenaran dapat terungkap secara terang benderang.

Kemandirian pemuda modal kesuksesan
Kegiatan Partai

Kemandirian pemuda modal kesuksesan

Kesuksesan tidak datang dengan sendirinya tetapi butuh perjuangan. Kemandirian merupakan kunci kesuksesan.. pemuda yang memiliki masa depan adalah pemuda yang berani memulai lebih dahulu, berjalan sendiri l, jatuh sendiri dan bangun sendiri.. dalam konteks ini pemuda tidak merujuk pada individu yang berdiri sendiri tetapi individu dalam kelompok.. kemandirian dalam kebersamaan atau kelompok yang terorganisir berdampak positif bila dibekali dengan tepat sesuai kebutuhan atau kondisi pemuda itu sendiri dan lingkungan. Seusai kebaktian minggu saya mengajak salah satu pengurus pemuda gereja jemaat GMIT Nazaret Oeekam (bp Yusuf Djonga) dan ketua pemuda Klasis Amanuban Timur (bp Deliger Banunaek) untuk mendiskusikan terkait pengembangan UMKM bagi pemuda yang berbasis kearifan lokal dan mandiri. Kami menyepakati waktu khusus pertemuan pemuda yang direncanakan pada minggu keempat Mei 2026 (setelah kebaktian minggu).

Menikmati kebersamaan dalam jamuan makanan tradisional
Kegiatan Partai

Menikmati kebersamaan dalam jamuan makanan tradisional

Tadi malam 31-05-2026, seusai mengikuti kebaktian penutupan Bulan Budaya bersama Jemaat GMIT Tetus Baikpoan-Oelet, Klasis Amanuban Timur, kami kembali merasakan kekayaan budaya yang diwariskan oleh para leluhur melalui sajian makanan tradisional khas Atoni Pah Meto (Timor Dawan). Hidangan yang disajikan bukan sekadar makanan untuk mengenyangkan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, persaudaraan, dan rasa syukur atas berkat Tuhan dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah suasana penuh keakraban, kami duduk bersama, saling berbagi cerita dan menikmati berbagai sajian tradisional yang mencerminkan identitas serta kearifan lokal masyarakat Timor. Momentum seperti ini mengingatkan kita bahwa budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus terus dihidupi dan diwariskan kepada generasi muda. Melalui makanan tradisional, bahasa, tarian, tenun, dan berbagai nilai luhur lainnya, kita menjaga jati diri sebagai masyarakat Atoni Pah Meto yang berakar kuat pada budaya dan iman. Terima kasih kepada seluruh jemaat dan panitia Bulan Budaya yang telah menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna. Semoga semangat melestarikan budaya lokal terus tumbuh dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat, sehingga warisan leluhur tetap hidup dan menjadi berkat bagi generasi yang akan datang. Budaya terpelihara, persaudaraan semakin erat, dan iman terus bertumbuh untuk kemuliaan Tuhan. 🙏🏽✨