searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Partai

Duka mu Duka ku

13 April 2026, 02:30 WIB

Kematian merupakan agendanya yang maha kuasa. Kematian merupakan kedaulatan Tuhan sehingga tidak ada seorang pun yang menghindarinya. Kami hadir dan berkabung bersama dengan keluarga Kobi dan Daniel atas meninggalnya bp Paulus Kobi..di desa Nobi-Nobi kecamatan Amanuban Tengah..Almarhum merupakan salah satu pegawai negeri sipil dilingkup Pemda TTS yang sudah purna bakti. Almarhum dan keluarganya sebagai sahabat Perindo yang turut memilih saya pada Pileg 2024. Semoga mendapat tempat yang layak di sisiNya Tuhan.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Pertemuan dengan Komisioner KPU TTS
Kegiatan Partai

Pertemuan dengan Komisioner KPU TTS

Mengikuti pertemuan pengurus DPD Perindo TTS dengan anggota Komisioner KPU TTS dalam rangka silaturahim dan penyampaian agenda kegiatan KPU menyongsong Pemilu 2029 dan Pilkada 2030.

Obrolan politik di tenda duka
Kegiatan Partai

Obrolan politik di tenda duka

Lepas kabung duka keluarga Selan dan Fallo, saya menyempatkan waktu untuk ngobrol bersama asisten 3 Setda kabupaten TTS (bp Olif Selan) yang tupoksinya terkait erat dengan kesejahteraan masyarakat. Kami membicarakan kepentingan masyarakat khususnya masyarakat rentan terhadap kemiskinan di pedalaman. Oleh karena itu perlu dipikirkan pemimpin daerah yang sanggup berpikir kreatif dan inovatif sehingga ke depan ada perubahan khususnya meminimalisir angka kemiskinan dan stanting ekstrim. Terkait dengan itu saya menawarkan kader pemimpin daerah dari partai Perindo. Beliau (asisten 3) yang akan purnabakti pada Juni 2026 pada prinsipnya mendukung kader yang akan diusung dari partai Perindo dengan menyatakan sikap siap mendukung baik materi maupun masa.

Kunjungan ke SMPN Kie
Kegiatan Partai

Kunjungan ke SMPN Kie

Hari ini saya, ketua DPD Perindo TTS mendampingi Kang Gardian Muhammad, Bang Verdian mengunjungi SMPN Kie dalam rangka mengecek krom book bantuan kementrian pendidikan Nasional pada masa kepemimpinan mas Nadim Makarim.. ternyata bahwa dari 15 unit yang diperoleh semuanya digunakan dan sangat membantu guru-guru. Kami diterima dengan baik oleh kepala sekolah (Antonia Sole,S.Pd), guru-guru dan komite sekolah.