searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Partai

Kunjungi pasien sahabat Perindo

09 April 2026, 13:59 WIB

Bp Jan B. Biaf..bersama keluarga merupakan pendukung utama psrtai Perindo di desa Oeekam, kecamatan Amanuban Timur..beliau menderita sakit gula yang perlu mendapatkan tindakan medis yang lebih serius. Saat ini beliau dirawat di RSUD Soe. Kehadiran saya sebagai wujud solidaritas sebagai sesama keluarga dan anggota partai Perindo untuk memperkuat ikatan persaudaraan dan berbagi rasa serta rejeki..

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Ibadah bersama jemaat rayon 8 jemaat GMIT Nazaret Oeekam
Kegiatan Partai

Ibadah bersama jemaat rayon 8 jemaat GMIT Nazaret Oeekam

Sore hari ini saya berkesempatan mengikuti ibadah pembukaan USBU Kerja Rayon 8 Jemaat GMIT Nazaret Oeekam yang dilaksanakan di rumah Ibu Yuliana Anin-Tameon. Ibadah ini menjadi momentum yang penuh sukacita untuk mempererat persekutuan, membangun kebersamaan, serta memperkuat semangat pelayanan di tengah jemaat. Melalui kebersamaan dalam doa dan firman Tuhan, kita diingatkan untuk terus hidup dalam kasih, saling mendukung, dan bekerja bersama demi kemajuan pelayanan gereja. Usai ibadah, kami melanjutkan kebersamaan dengan menikmati hidangan sederhana dan minum bersama. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan ini menjadi wujud nyata indahnya persekutuan, di mana setiap anggota jemaat dapat saling berbagi cerita, mempererat tali persaudaraan, dan menumbuhkan semangat gotong royong. Kiranya seluruh rangkaian kegiatan USBU Kerja Rayon 8 dapat berjalan dengan baik dan membawa berkat bagi seluruh jemaat serta menjadi sarana untuk semakin memperkuat iman dan pelayanan kita. Tuhan Yesus memberkati.

Konsultasi dengan Kabid Air BWS NTT
Kegiatan Partai

Konsultasi dengan Kabid Air BWS NTT

Siang hari ini saya selaku salah satu anggota Fraksi Perindo DPRD TTS melakukan konsultasi dan koordinasi dengan bp. Frengky Nomleni sebagai Kepala Bidang Air Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara Timur terkait berbagai program bantuan penyediaan air bersih bagi masyarakat, khususnya melalui pembangunan sumur bor maupun embung desa di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih. Dalam pertemuan tersebut, saya menyampaikan kondisi riil yang dihadapi masyarakat di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Oenino, Amanuban Timur, Fatukopa, Fautmolo, dan Toianas. Menjelang hingga memasuki musim kemarau, kebutuhan air bersih menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi warga. Tidak sedikit masyarakat yang harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan air, bahkan harus mengandalkan sumber air yang sangat terbatas. Sebagai wakil rakyat, saya merasa perlu untuk terus membangun komunikasi dan memperjuangkan program-program yang dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih. Oleh karena itu, konsultasi ini dilakukan untuk memperoleh informasi terkait peluang bantuan, persyaratan, serta mekanisme pengusulan program sumur bor dan embung desa yang dapat diakses oleh pemerintah desa maupun kelompok masyarakat. Harapan saya, melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan Balai Wilayah Sungai NTT, kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah-wilayah yang rawan kekeringan dapat teratasi secara bertahap. Air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi penunjang kesehatan, kesejahteraan, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Semoga upaya dan komunikasi yang terus dibangun ini dapat menghasilkan program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan, khususnya di kecamatan-kecamatan yang setiap tahun menghadapi tantangan kekurangan air bersih saat musim kemarau.

Bangun komunikasi dengan PPK Tanah BWS NTT
Kegiatan Partai

Bangun komunikasi dengan PPK Tanah BWS NTT

Hari ini saya berkesempatan bertemu dengan PPK Tanah, Bapak Beni Malelak, di Kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara Timur (NTT). Pertemuan ini dilakukan dalam rangka mengecek dan memastikan proses pembayaran tanah milik warga di Kecamatan Oenino dan Kecamatan Polen yang telah dialihfungsikan untuk pembangunan Bendungan Temef berjalan dengan baik dan tidak menyisakan persoalan di kemudian hari. Dalam diskusi tersebut, kami membahas perkembangan penyelesaian hak-hak masyarakat terdampak, khususnya terkait pembayaran ganti rugi tanah. Sebagai wakil rakyat, saya memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap warga yang tanahnya digunakan untuk kepentingan pembangunan memperoleh haknya secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Pembangunan Bendungan Temef merupakan proyek strategis yang diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan daerah. Namun demikian, keberhasilan pembangunan juga harus diikuti dengan penyelesaian yang baik terhadap hak-hak warga yang terdampak. Oleh karena itu, koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait terus dilakukan agar seluruh proses dapat berjalan lancar serta memberikan kepastian bagi masyarakat di Kecamatan Oenino dan Kecamatan Polen. Terima kasih kepada Bapak Beni Malelak dan jajaran Balai Wilayah Sungai NTT yang telah menerima dan memberikan penjelasan terkait perkembangan penyelesaian pembayaran tanah warga. Semoga seluruh tahapan yang masih berlangsung dapat segera dituntaskan demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.