Kegiatan Partai
Tolak malu beri teladan bertani
Dalam perspektif budaya Timor (atoin meto-dawan)..tanah atau bumi dimaknai dan dipersonifikasikan sebagai ibu yang menyusui dan memberi makanan. Olehnya itu semestinya sebagai orang Timor yang menjadikan pertanian sebagai mata pencaharian utama mesti menghargai tanah dengan mengolah dan memanfaatkan secara berdaya guna dan bermanfaat untuk menopang ekonomi keluarga, sebagai wujud komitmen untuk mensukseskan program ketahanan pangan dari pemerintah. Sebagai anak atau orang asli Timor yang mencintai tanah Timor, saya tidak gengsi sebagai anggota legislatif untuk bertani. curah hujan yang cukup baik ini saya manfaatkan untuk menanam jagung. Saya berusaha memberi teladan atau contoh kepada masyarakat khususnya generasi muda yang alergi dengan bertani. Bertani merupakan profesi bermartabat dan penuh berkah. Saya memiliki sebidang tanah di pusat kota dekat dengan pasar Inpres dan pasar ternak desa Oeekam kecamatan Amanuban Timur. Hari ini Selasa 28 April 2026 saya bersama anak-anak menanam jagung dengan pola tanam 40x80x2 atau 1 (ukuran 40x80 cm 2 atau 1 biji jagung)




