Kegiatan Lembaga Pembukaan Sidang Majelis Daerah Khusus Gembala GBI NTT
Hari ini saya berkesempatan menghadiri sekaligus mengambil bagian dalam pembukaan Sidang Majelis Daerah Khusus Gembala GBI NTT yang diselenggarakan di Hotel Bahagia Dua SoE. Kegiatan ini bukan sekadar agenda organisasi keagamaan, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran gereja sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan moral, sosial, dan spiritual masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
Saya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang didukung melalui Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD dari Fraksi Perindo senilai Rp100 juta. Dukungan ini merupakan bentuk komitmen nyata kami dalam mendorong kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung pada penguatan nilai-nilai keimanan, persatuan, dan pembangunan karakter masyarakat.
Kehadiran berbagai tokoh penting, di antaranya Anggota DPD RI Ibu Hilda Manfe, Pengurus Pusat Partai Perindo Ibu Firda Riwu Kore, Wakil Gubernur NTT, Bupati TTS, serta Pengurus Pusat GBI, menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, legislatif, partai politik, dan lembaga keagamaan dalam membangun daerah ini secara holistik.
Dalam kapasitas saya sebagai Wakil Ketua III Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Fraksi Perindo dan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten TTS, saya menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini harus terus diperkuat. Gereja memiliki peran strategis dalam membina umat, menjaga harmoni sosial, serta menjadi garda terdepan dalam membangun nilai-nilai etika dan kemanusiaan di tengah dinamika pembangunan.
Kami di Fraksi Perindo akan terus berkomitmen menghadirkan kebijakan dan dukungan anggaran yang berpihak pada kegiatan-kegiatan yang membangun manusia seutuhnya—tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual dan moral.
Semoga Sidang Majelis ini menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa dampak positif bagi pelayanan gereja dan kesejahteraan masyarakat luas