searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Partai

Berburu Kader, Menjemput Harapan Rakyat di Fatukusi

03 Mei 2026, 16:25 WIB

Sore ini saya bersama Tenaga Ahli Fraksi Partai Perindo DPRD Kabupaten TTS turun langsung ke Desa Fatukusi, Kecamatan Kie, untuk bertemu masyarakat, merekrut kader baru, sekaligus mendaftarkan warga sebagai anggota Partai Perindo.
Bagi kami, membangun partai tidak cukup hanya dari ruang rapat dan agenda politik formal, tetapi harus hadir langsung di tengah rakyat, mendengar kebutuhan mereka, memahami pergumulan mereka, dan membuka ruang perjuangan politik yang lebih luas bagi masyarakat kecil.
Partai Perindo percaya bahwa kekuatan politik yang besar lahir dari kepercayaan rakyat. Karena itu, konsolidasi hingga ke desa-desa merupakan langkah penting untuk memperkuat gerakan politik yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan, serta pembangunan desa yang merata.
Antusiasme masyarakat Fatukusi menjadi bukti bahwa rakyat masih menginginkan politik yang dekat, bekerja nyata, dan tidak hadir hanya saat momentum pemilu. Kehadiran kami hari ini adalah komitmen bahwa Partai Perindo akan terus membuka diri bagi siapa saja yang ingin bersama-sama memperjuangkan perubahan dan kemajuan bagi Kabupaten TTS.
Politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi tentang bagaimana menghadirkan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi rakyat.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Perekrutan Anggota Partai Perindo dan Pembuatan KTA
Kegiatan Partai

Perekrutan Anggota Partai Perindo dan Pembuatan KTA

Di sela-sela kesibukan hari ini, saya bersama Tenaga Ahli Fraksi Partai Perindo DPRD Kabupaten TTS menyempatkan diri untuk melakukan rekrutmen anggota Partai Perindo. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat struktur dan basis perjuangan partai hingga ke tingkat akar rumput. Antusiasme masyarakat cukup baik, dan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus bergerak. Sebagai bentuk komitmen bersama, DPD Partai Perindo Kabupaten TTS menargetkan penerbitan 20 KTA pada setiap minggu pertama oleh setiap anggota legislatif. Target ini bukan sekadar angka, tetapi wujud keseriusan dalam membangun partai yang semakin solid, inklusif, dan dekat dengan masyarakat.

Berdiskusi dengan Nurce Sombu terkait mekanisme pertanggungjawaban kegiatan reses dan sosialisasi bagi Pimpinan dan Anggota DPRD
Kegiatan Lembaga

Berdiskusi dengan Nurce Sombu terkait mekanisme pertanggungjawaban kegiatan reses dan sosialisasi bagi Pimpinan dan Anggota DPRD

Hari ini saya berdiskusi dengan Nurce Sombu terkait mekanisme pertanggungjawaban kegiatan reses dan sosialisasi bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Diskusi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperdalam pemahaman mengenai tata kelola administrasi, pelaporan kegiatan, serta ketentuan-ketentuan yang mengatur pelaksanaan reses dan sosialisasi oleh anggota DPRD. Reses dan sosialisasi merupakan sarana penting bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat, menyampaikan informasi kebijakan, serta memperkuat hubungan antara DPRD dan konstituen. Berbagai masukan dan pengalaman yang disampaikan menjadi referensi berharga bagi DPRD Kabupaten TTS dalam mewujudkan pelaksanaan tugas-tugas kedewanan yang lebih tertib administrasi, akuntabel, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Semoga hasil diskusi ini dapat menjadi bahan pembelajaran dan penguatan kapasitas bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten TTS dalam menjalankan fungsi representasi, pengawasan, penganggaran, dan pembentukan peraturan daerah demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Terima Kanit Politik Satuan Intel Polres TTS
Kegiatan Lembaga

Terima Kanit Politik Satuan Intel Polres TTS

Pagi ini, sebelum melaksanakan kunjungan kerja Komisi I ke Desa Spaha, kami menerima dan berdiskusi bersama Kanit Politik Satuan Intel Polres TTS terkait perkembangan persiapan Pilkades serentak tahun 2026, khususnya terhadap 86 kepala desa yang masa jabatannya akan berakhir pada Juni 2026. Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan proses demokrasi di tingkat desa berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Stabilitas politik dan keamanan desa adalah fondasi utama bagi kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten TTS. Kami mendorong agar seluruh tahapan Pilkades disiapkan secara matang, transparan, serta mengedepankan prinsip netralitas dan profesionalitas. Koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan jajaran keamanan, sangat penting untuk mengantisipasi potensi kerawanan sejak dini. Harapan kami, Pilkades serentak 2026 bukan hanya menjadi agenda rutin lima tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum konsolidasi demokrasi desa yang bermartabat, memperkuat legitimasi kepemimpinan, dan menghadirkan kepala desa yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.