Kegiatan Partai
Bersama Orang Tua Murid dan Anak2 TRK Fatukusi Desa Fatukusi Kec KiE
Di sela - sela acara peletakan baru pertama saya bersama orang tua murid dan anak-anak TRK Fatukusi di Desa Fatukusi, Kec. KiE, kami berdiskusi tentang harapan panjang masyarakat yang akhirnya mulai terjawab. Setelah 11 tahun penuh perjuangan dan keterbatasan, kini masyarakat Fatukusi akan memiliki 1 Sekolah Dasar sendiri. Ini bukan sekadar pembangunan gedung sekolah, tetapi sebuah langkah penting untuk memutus rantai ketertinggalan pendidikan di desa ini.
Selama bertahun-tahun masyarakat hidup dengan stigma sebagai “desa buta huruf”. Namun saya percaya, setiap anak di Fatukusi memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan masa depan yang lebih baik. Kehadiran sekolah ini adalah simbol harapan baru bagi generasi muda di desa ini agar mereka dapat tumbuh dengan pengetahuan, kepercayaan diri, dan kesempatan yang lebih luas.
Sebagai wakil rakyat, saya melihat pendidikan bukan hanya urusan pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun kualitas manusia di TTS. Karena itu, perjuangan menghadirkan akses pendidikan di wilayah-wilayah terpencil harus terus menjadi perhatian bersama antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat. Kita ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses pendidikan.



