Kegiatan Lembaga
Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan Boking dan Nunkolo yang dilaksanakan secara daring dan luring.
Setelah mengikuti Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan Noebana secara virtual, kami kembali berpartisipasi dalam Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan Boking dan Nunkolo yang dilaksanakan secara daring dan luring. Forum ini menegaskan komitmen kita bersama untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat benar-benar terakomodir dalam dokumen perencanaan daerah.
Salah satu hal baru dan strategis yang mengemuka adalah kembali menguatnya usulan pembangunan bandara di Kecamatan Boking. Lokasi bandara tersebut sesungguhnya telah disurvei beberapa tahun lalu, namun hingga kini masih membutuhkan rekomendasi resmi dari Kepala Daerah agar dapat masuk pada tahapan perencanaan yang lebih konkret.
Kami berharap kepemimpinan daerah yang baru dapat merestui niat baik ini sebagai langkah visioner, bukan hanya untuk membuka keterisolasian wilayah Amanatun, tetapi juga sebagai bagian dari kesiapan menuju Daerah Otonom Baru (DOB) Amanatun apabila moratorium kembali dibuka oleh pemerintah pusat.
Tentu seluruh usulan, baik infrastruktur dasar, pelayanan publik, maupun pengembangan konektivitas strategis seperti bandara, akan dirangkai secara sistematis dalam perencanaan berdasarkan skala prioritas dan kemampuan fiskal daerah. Komitmen kami sebagai wakil rakyat adalah mengawal setiap aspirasi agar tidak berhenti sebagai wacana, tetapi benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat.



