Kegiatan Lembaga
Rapat Pansus LKPJ Kepala Daerah Kabupaten TTS Tahun 2025 bersama manajemen Bank NTT
Dalam rapat Pansus LKPJ Kepala Daerah Kabupaten TTS Tahun 2025 bersama manajemen Bank NTT, kami memberikan perhatian serius terhadap tiga hal utama, yaitu penyertaan modal daerah (PMD), dividen, dan kesehatan bank.”
“Kami menegaskan bahwa setiap penyertaan modal yang dilakukan oleh pemerintah daerah harus memberikan manfaat nyata bagi daerah. PMD bukan sekadar investasi administratif, tetapi harus mampu menghasilkan return yang jelas dan terukur, terutama dalam bentuk peningkatan dividen bagi Pendapatan Asli Daerah.”
“Terkait dividen, kami memandang kontribusi Bank NTT masih perlu dioptimalkan. Sebagai bank milik daerah, sudah seharusnya Bank NTT menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, bukan hanya bertumbuh secara internal tanpa dampak signifikan terhadap PAD.”
“Kami juga menyoroti aspek kesehatan bank. Stabilitas kinerja, pengelolaan risiko, dan tata kelola yang baik menjadi kunci utama. Bank NTT harus memastikan bahwa seluruh indikator keuangan tetap terjaga dengan baik, sehingga mampu memberikan kepercayaan sekaligus hasil yang maksimal bagi daerah sebagai pemilik modal.”
“Oleh karena itu, kami mendorong manajemen Bank NTT untuk menghadirkan langkah-langkah strategis yang konkret, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kinerja serta kontribusi nyata kepada daerah.”
“Kami di DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara tegas dan bertanggung jawab, agar keberadaan Bank NTT benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten TTS.




