Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

MUSRENBANG Kabupaten Manggarai Barat untuk RKPD Tahun 2027

07 April 2026, 08:30 WIB

Untuk RKPD tahun 2027,penekanannya adalah prioritas berbasis kebutuhan bukan keinginan pihak tertentu. Penting kerja sama yang kolaboratif. Pemerintah sangat mengharapkan kerjasama dan partisipasi dari berbagai elemen masyarakat dalam menyusun Perencanaan pembangunan. Itulah semangat musrenbang RKPD tahun 2027 ini diselenggarakan.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Rapat Komisi 1 dengan Bagian Tapem Setda Kab. Manggarai Barat
Kegiatan Lembaga

Rapat Komisi 1 dengan Bagian Tapem Setda Kab. Manggarai Barat

Membahas Pengantar Nota Keuangan atas Ranperda tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kab. Manggarai Barat tahun anggaran 2025

Sidang Paripurna I tahun sidang 2025/2026
Kegiatan Lembaga

Sidang Paripurna I tahun sidang 2025/2026

Pembukaan Sidang II Tahun 2025/2026, Sambutan Pembukaan Sidang oleh Pimpinan DPRD Kab. Manggarai Barat, Sambutan Bupati Manggarai Barat, Penetapan Agenda, Jadwal dan Waktu Pelaksanaan Sidang II tahun 2026

Rapat Paripurna ke 4, Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Pengantar Nota Keuangan atas LKPJ Bupati Manggarai Barat Tahun anggaran 2025
Kegiatan Lembaga

Rapat Paripurna ke 4, Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Pengantar Nota Keuangan atas LKPJ Bupati Manggarai Barat Tahun anggaran 2025

Fraksi Harapan Baru sebagai gabungan 3 partai yang terdiri dari : Golkar, PAN, Perindo di DPRD Kabupaten Manggarai Barat menyoroti beberpa hal : pertama, soal realisasi PAD yang mencapai 101,87 % sebesar RP 286,6 miliar dari target RP 281,344 mikir, sumbernya dari potensi yang sama saja dari tahun sebelumnya, , yaitu pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang Sah. Hal tersebut tidak ada terobosan potensi PAD baru dan target yang ditetapkan telah diturunkan lagi di perubahan APBD Tahun anggaran 2025. Kedua, soal Belanja Operasi yaitu Belanja pegawai mencapai 518,029 miliar lebih, sedangkan belanjaaa Modal/Belanja barang dan jasa kepada masyarakat hanya mencapai Rp 361,713 miliar lebih, menunjukan komitmen dan keberpihakan anggaran utk masyarakat masih kurang.