Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Rapat Dengar Pendapat Komisi 2 dengan 3 SKPD: Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata serta Biro Perekonomian dan Administrasi Pemerintahan

22 Januari 2026, 20:00 WIB

Rapat Dengar Pendapat ini terjadi pada hari Rabu tanggal 21 Januari 2026. Para Kadis dan Kwpala Biro mempresentasikan target PAD dan capaiannya serta pelaksanaan kegiatan2 belanja Dinas dan Biro serta target capaian PAD dan program2 baik belanja pegawai maupun pelayanan kemasyarakat pada tahun 2025 dan 2026. Anggota Komisi meresponnya dengan memberikan catatan2 kritis aerta dukungan bagi pemerintah

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Rapat Bapemperda
Kegiatan Lembaga

Rapat Bapemperda

Hati Kamis tgl 22 Januari 2026 Bapemperda DPRD Provinsi NTT mengadakan rapat untuk menyempurnakan 3 Ranerda prakarsa DPRD. Paulus Lobo anggota DPRD utusan Fraksi Persatuan Hati Nurani Rakyat (Gabungan Partai Perindo dan Hanura) terlibat dalam memberikan pikiran dalam diskusi hingga membuat laporan perbaikan terhadap ketiga Ranperda tersebut untuk kemudian dikirim ke Depdagri pd Direktorat Produk Hukum Daerah

Rapat-Rapat di Kantor DPRD Provinsi NTT
Kegiatan Lembaga

Rapat-Rapat di Kantor DPRD Provinsi NTT

Sebagai wakil rakyat yang harus selalu berada di rumah rakyat Paulus Lobo selalu aktif dan intens mengikuti rapat-rapat baik Rapat AKD maupun Rapat Paripurna

reses pada tanggal 16 Oktober-25 Oktober 2025 di Dapil NTT 5
Kegiatan Lembaga

reses pada tanggal 16 Oktober-25 Oktober 2025 di Dapil NTT 5

Reses ini terjadi pada bulan Oktober 2025 dalam masa sidang pertama tahun sidang 2025-2026. Paulus Lobo Anggota DPRD Provinsi mengunjungi konstituen di 4 kabupaten pada dapilnya yaitu Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende dan Sikka. Kesempatan berahmat ini adalah saatnya Paulus Lobo melepaskan kangen dengan para konstituennya yang sudah lama tidak dijumpai secara fisis. Selain itu, saat reseslah Paulus Lobo dapat melihat langsung keadaan kehidupan konstituen di desa2 terpencil dan tertinggal. Banyak aspirasi yang ditampung namun belum secara nyata direalisasikan dengan maksimal karena selama tahun 2025 dan tahun 2026 DPRD Provinsi NTT tidak mendapatkan alokasi anggaran Pokir yang disebabkan oleh keterbatasan fiskal daerah. Sebagai jawaban atas aspirasi konstituen Paulus Lobo mencicil bantuan-bantuan berupa dukungan finansial sesuai kebutuhan kolektif baik pada kegiatan keagamaan berupa uang ulah tukang pembangunan masjid atau gereja atau pengadaan kursi; bagi masyarakat desa berupa simbangan material bagi peningkatan jalan desa maupun pemberdayaan ekonomi melalui fasilitasi kegiatan kerajinan lokal seperti memberi bantuan benang untuk aktivitas menenun tradisional dan peralatan kerjanya