๐ฎ๐ฉ Memaknai Kemerdekaan dalam Semangat Persatuan dan Pengabdian Hari ini, 17 Agustus 2026, saya mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di Oeekam, Kecamatan Amanuban Timur. Ada sebuah kehormatan dan tanggung jawab yang sangat berarti bagi saya dalam upacara tersebut, yakni mendapat tugas untuk membacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Membacakan Proklamasi bukan sekadar menjalankan sebuah tugas seremonial. Bagi saya, ini merupakan momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. Proklamasi adalah pengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari persatuan, keberanian, pengorbanan dan kecintaan yang besar terhadap tanah air. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh Forkopimcam Amanuban Timur, berbagai unsur masyarakat, serta peserta didik dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK. Kehadiran seluruh komponen masyarakat ini menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan adalah milik kita semua, tanpa membedakan usia, profesi maupun latar belakang. Di usia kemerdekaan yang ke-81 ini, mari kita terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata. Sebagai bagian dari masyarakat dan sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen untuk terus hadir, mendengar aspirasi dan ikut bekerja bersama masyarakat demi kemajuan Oeekam, Amanuban Timur dan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! ๐ฎ๐ฉ โBersatu, Berdaulat, Maju, dan Sejahtera.โ Merdeka! Merdeka! Merdeka! ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ
