Irawan Adam Dorong Aset Daerah Dikelola Swasta Untuk Optimalkan PAD Halmahera Selatan
HALMAHERA SELATAN - Aset daerah harus mampu menghasilkan pendapatan, bukan sekadar menjadi beban anggaran. Karena itu, pengelolaannya perlu diarahkan agar lebih produktif, mengurangi beban APBD dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Selatan Irawan Adam mendukung rencana pemerintah kabupaten menggandeng pihak swasta untuk mengelola Mal Saruma Town Square di Desa Tuwokona, Kecamatan Bacan Selatan, Maluku Utara.
Menurutnya, keterlibatan investor profesional dapat meningkatkan produktivitas aset tersebut, sekaligus mendorong kenaikan pendapatan asli daerah (PAD). “Kami di legislatif sangat mendukung upaya Pemkab dalam mengoptimalkan aset-aset daerah yang selama ini kurang produktif,” ujar Irawan, Jumat (9/10/2026).
Legislator Partai Perindo ini menilai, pengelolaan pusat perbelanjaan membutuhkan keahlian bisnis dan strategi pemasaran yang mampu menarik pengunjung dan pelaku usaha. Kemitraan dengan pihak swasta dapat menjadi pilihan untuk mengembangkan Mal Saruma Town Square agar lebih kompetitif dan memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.
Selain membuka peluang peningkatan PAD, skema tersebut diharapkan mengurangi beban pemerintah daerah dalam membiayai operasional dan pemeliharaan aset. Pengelolaan yang lebih optimal juga berpotensi menciptakan lapangan kerja bagi warga setempat.
Meski demikian, Irawan mengingatkan agar kerja sama dengan investor dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum. Perjanjian harus mengatur hak, kewajiban, serta pembagian manfaat secara jelas agar kepentingan pemerintah daerah dan masyarakat tetap terlindungi.
“Kami mengingatkan agar proses kerja sama antara Pemkab Halmahera Selatan dan mitra swasta wajib mematuhi seluruh regulasi yang berlaku,” tegasnya.
Irawan juga mendorong agar pengelolaan mal memberi ruang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Dengan demikian, manfaat pengembangan aset tidak hanya berupa tambahan PAD, tetapi juga membuka akses pasar bagi pelaku usaha setempat.
"Melalui sinergi ini, kami DPRD optimis wajah pusat perbelanjaan daerah akan menjadi lebih modern, mampu menarik investasi baru, serta menggerakkan roda UMKM lokal yang nantinya diberikan ruang khusus di dalam mal tersebut," tuturnya.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat Perindo Pro Ekonomi melalui optimalisasi aset daerah, penguatan UMKM dan perluasan kesempatan kerja. Pengelolaan yang profesional diharapkan membuat Mal Saruma Town Square lebih produktif sekaligus berkontribusi nyata terhadap perekonomian Halmahera Selatan.


