Kegiatan Partai
PERINDO TTS Hadir untuk Semua: Albinus O. Kase Moderatori Pendidikan Politik & Sarasehan Bersama Kaum Disabilitas
TIMOR TENGAH SELATAN – Komitmen Partai PERINDO dalam memperjuangkan politik yang inklusif dan berkeadilan kembali ditegaskan melalui kegiatan Pendidikan Politik bertajuk “Sarasehan Bersama Kaum Disabilitas” yang dilaksanakan pada 29 Januari 2026 di Kantor Sekretariat Partai PERINDO Kabupaten TTS, Kelurahan Nonohonis, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan ini menghadirkan para penyandang disabilitas sebagai peserta utama dan menjadi ruang edukasi politik yang setara serta partisipatif. Pendidikan politik tersebut menghadirkan narasumber dari KPU TTS, Bawaslu TTS, dan Badan Kesbangpol TTS guna memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban politik warga negara, termasuk kelompok disabilitas.
Albinus O. Kase, S.Sos., M.AB., Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten TTS sekaligus Wakil Ketua I DPD Partai PERINDO Kabupaten TTS, bertindak sebagai moderator dalam seluruh sesi pendidikan politik. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh meninggalkan siapa pun.
“Kaum disabilitas bukan objek belas kasihan, tetapi subjek dalam demokrasi. Hak politik mereka sama, setara, dan wajib dilindungi. Negara dan partai politik harus memastikan ruang partisipasi itu benar-benar terbuka,” tegas Albinus O. Kase.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan politik bagi penyandang disabilitas bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis membangun kesadaran kolektif bahwa politik adalah ruang perjuangan bersama untuk keadilan dan kesetaraan.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPW Partai PERINDO Provinsi NTT, Simson Albertinius Lawa, SH., MH., Sekretaris DPW Arieston Dapa, ST., Bendahara DPW Risni Stefani, S.Kom., MT., serta seluruh jajaran pengurus DPD Partai PERINDO Kabupaten TTS. Kehadiran jajaran pimpinan wilayah menegaskan bahwa agenda politik inklusif menjadi komitmen bersama Partai PERINDO dari tingkat daerah hingga provinsi.
Melalui sarasehan ini, Partai PERINDO ingin memastikan bahwa kaum disabilitas tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga memahami proses demokrasi, pengawasan pemilu, serta memiliki keberanian untuk menyuarakan aspirasi mereka.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat, mencerminkan tekad bersama untuk membangun demokrasi yang tidak diskriminatif dan benar-benar menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.




