searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Usaha Kerajinan Marmer di Sanggar Kerja Desa Ajaobaki oleh Komisi II DPRD Kabupaten TTS

09 Juni 2026, 13:20 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi ke Sanggar Kerja Kerajinan Marmer yang berada di Desa Ajaobaki. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung perkembangan usaha kerajinan marmer, melihat proses produksi, serta mengidentifikasi berbagai potensi dan kendala yang dihadapi para pengrajin dalam mengembangkan usaha mereka.

Dalam kunjungan tersebut, anggota Komisi II berdialog dengan pengelola dan para pengrajin untuk memperoleh informasi terkait ketersediaan bahan baku, proses pengolahan, pemasaran hasil kerajinan, serta kebutuhan dukungan dari pemerintah daerah. Selain itu, dilakukan peninjauan terhadap fasilitas kerja dan peralatan produksi yang digunakan dalam pembuatan berbagai produk kerajinan marmer.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa usaha kerajinan marmer di Desa Ajaobaki memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan sebagai salah satu usaha ekonomi kreatif masyarakat yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan membuka lapangan pekerjaan. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu mendapat perhatian, antara lain keterbatasan peralatan produksi, akses pemasaran yang belum optimal, serta kebutuhan peningkatan keterampilan dan inovasi produk.

Melalui kegiatan monitoring ini, Komisi II DPRD Kabupaten TTS berkomitmen untuk mendorong dukungan kebijakan dan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kapasitas para pengrajin, memperluas akses pasar, serta mengembangkan industri kerajinan marmer sebagai salah satu produk unggulan daerah.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Peran Aktif Aleg Perindo dalam Uji Petik Pansus LKPJ: Pastikan Pembangunan TK Sakteo Tuntas
Kegiatan Lembaga

Peran Aktif Aleg Perindo dalam Uji Petik Pansus LKPJ: Pastikan Pembangunan TK Sakteo Tuntas

Sebagai Anggota DPRD dari Fraksi Partai Perindo yang tergabung dalam Tim III Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Kepala Daerah TA 2025, saya turut melaksanakan uji petik terhadap pembangunan area bermain beserta APE luar pada TK Negeri Sakteo dengan anggaran Rp149.668.000 serta rehabilitasi gedung TK Negeri sebesar Rp74.200.000 di Sakteo, Kecamatan Mollo Tengah. Dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, saya memastikan bahwa seluruh pekerjaan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah selesai 100% dan saat ini telah dimanfaatkan oleh peserta didik. Keterlibatan ini merupakan wujud komitmen saya untuk terus mengawal kualitas pembangunan serta memastikan setiap program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

DPD PERINDO TTS Gelar Rapat Kerja
Kegiatan Partai

DPD PERINDO TTS Gelar Rapat Kerja

DPD Partai Perindo Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar rapat kerja dalam rangka mempersiapkan pembentukan pengurus di tingkat kecamatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi partai hingga ke tingkat bawah, sekaligus memastikan kesiapan mesin partai dalam menjalankan program kerja serta pelayanan kepada masyarakat. Dalam rapat dibahas berbagai hal strategis, mulai dari mekanisme pembentukan kepengurusan, kriteria calon pengurus, hingga pembagian tugas dan wilayah kerja. Selain itu, peserta rapat juga menyepakati langkah-langkah percepatan pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh kecamatan di Kabupaten TTS. Melalui rapat kerja ini, DPD Perindo TTS menegaskan komitmennya untuk terus membangun soliditas internal partai, memperluas jaringan, serta menghadirkan kepengurusan yang aktif, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Sosialisasi Perijinan Terpadu Satu Pintu
Kegiatan Lembaga

Sosialisasi Perijinan Terpadu Satu Pintu

Kegiatan edukasi yang dilakukan Dinas (DPMPTSP) bersama Komisi 2 DPRD Kab. TTS di Dapil 2 Desa Nunbena, Kecamatan Nunbena. kegiatan bertujuan untuk memperkenalkan sistem pelayanan perizinan yang terintegrasi, mulai dari permohonan hingga terbitnya dokumen, melalui satu tempat atau sistem elektronik (OSS-RBA). Tujuannya adalah mempermudah pelaku usaha, meningkatkan pemahaman tentang sistem berbasis risiko (OSS-RBA), mempercepat proses, dan mendorong investasi serta pertumbuhan ekonomi dengan standar transparansi dan kemudahan berusaha.