Kegiatan Partai Pemuda pewaris budaya leluhur Atoni pah Meto
Pagi hari ini, seusai mengikuti Kebaktian Minggu di Jemaat GMIT Nazaret Oeekam, saya berkesempatan bertemu dan berbincang dengan anak-anak remaja serta pemuda yang mengisi liturgi kebaktian dengan penampilan yang sangat menarik melalui iringan musik dan tarian Likurai khas etnis budaya Anas-Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada generasi muda yang terus berupaya melestarikan nilai-nilai budaya daerah di tengah perkembangan zaman. Penampilan mereka tidak hanya memperindah jalannya ibadah, tetapi juga menjadi wujud nyata kecintaan terhadap identitas budaya yang diwariskan oleh para leluhur. Musik dan tarian Likurai merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Atoni Pah Meto (orang Timor) yang memiliki nilai sejarah, kebersamaan, dan semangat persaudaraan yang kuat. Kehadirannya dalam liturgi gereja menunjukkan bahwa budaya dan iman dapat berjalan berdampingan untuk memperkaya kehidupan masyarakat.
Kiranya semangat anak-anak remaja dan pemuda ini terus terpelihara, sehingga mereka dapat menjadi generasi penerus yang tidak hanya kuat dalam iman, tetapi juga bangga menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan kekayaan budaya Timor kepada generasi yang akan datang. Tuhan memberkati pelayanan dan karya anak-anak muda GMIT Nazaret Oeekam. Salam budaya, salam persaudaraan, dan salam lestari untuk warisan Atoni Pah Meto.