Kegiatan Lembaga Menyikapi Polemik Pelaksanaan CFD di TTS
Menyikapi Polemik Pelaksanaan CFD di Kabupaten TTS
Hari ini kami dari Komisi III dan Komisi I DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melakukan pembahasan terkait pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah TTS setiap hari Sabtu, khususnya mengenai kebijakan yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) untuk hadir dan berpartisipasi.Pembahasan ini dilakukan karena muncul berbagai tanggapan dan pandangan di tengah masyarakat maupun kalangan ASN. Di satu sisi, CFD dinilai sebagai kegiatan yang positif untuk mendorong pola hidup sehat, mempererat kebersamaan, serta menghidupkan ruang publik. Namun di sisi lain, terdapat sejumlah masukan dan keberatan terkait kewajiban kehadiran ASN yang dianggap perlu dikaji lebih lanjut agar tidak menimbulkan beban maupun kesalahpahaman. Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, DPRD perlu mendengar berbagai pandangan secara objektif dan proporsional. Setiap kebijakan pemerintah pada dasarnya harus memberikan manfaat bagi masyarakat, namun juga perlu memperhatikan aspek kenyamanan, efektivitas pelaksanaan, serta kondisi para ASN yang menjadi peserta kegiatan. Melalui pembahasan ini, kami berharap dapat memperoleh gambaran yang utuh mengenai tujuan, mekanisme, serta dampak pelaksanaan CFD sehingga dapat memberikan masukan konstruktif kepada Pemerintah Daerah. Pada prinsipnya, setiap program yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kebersamaan masyarakat patut didukung, namun pelaksanaannya juga perlu mempertimbangkan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan. DPRD TTS akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan menjembatani berbagai aspirasi yang berkembang demi terwujudnya kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat serta menciptakan hubungan yang harmonis antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.