searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Hadiri Pertandingan Semi Final Turnamen Futsal Gank - Guan 2026 di GOR Nekmese SoE

15 Mei 2026, 12:00 WIB

Hari ini bersama anggota Fraksi Partai Perindo DPRD Kabupaten TTS dan Sekretaris DPD Partai Perindo TTS, kami hadir dan menyaksikan langsung pertandingan semifinal Turnamen Futsal Gank-Guan Cup 2026 di GOR Nekmese. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, ratusan penonton memadati tribun GOR Nekmese untuk memberikan dukungan kepada para pemain muda yang bertanding dengan penuh semangat dan sportivitas.
Sebagai salah satu sponsor kegiatan ini, saya memandang bahwa turnamen olahraga bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga tentang membangun karakter, disiplin, persaudaraan, dan mental kompetitif generasi muda TTS. Anak-anak muda perlu diberikan ruang dan kesempatan untuk berkembang melalui kegiatan yang sehat, positif, dan produktif.
Kami berharap kegiatan seperti Gank-Guan Cup terus menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Semangat sportivitas yang ditunjukkan hari ini menjadi bukti bahwa generasi muda TTS memiliki potensi besar yang harus terus didukung dan dikawal bersama.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

bersama Bupati TTS menghadiri pengukuhan 87 Kelompok Tani yang tersebar di 7 kecamatan, yang dipusatkan di Desa Oinlasi, Kecamatan KiE.
Kegiatan Lembaga

bersama Bupati TTS menghadiri pengukuhan 87 Kelompok Tani yang tersebar di 7 kecamatan, yang dipusatkan di Desa Oinlasi, Kecamatan KiE.

Hari ini saya bersama Bupati TTS menghadiri pengukuhan 87 Kelompok Tani yang tersebar di 7 kecamatan, yang dipusatkan di Desa Oinlasi, Kecamatan KiE. Dari jumlah tersebut, 52 Kelompok Tani merupakan kelompok yang saya fasilitasi pembentukannya sebagai wakil rakyat dari Dapil TTS 4. Ini menjadi jumlah pengukuhan Kelompok Tani terbesar yang pernah dilakukan di Kabupaten TTS selama ini. Bagi saya, Kelompok Tani adalah fondasi kekuatan petani di desa. Melalui Kelompok Tani, para petani dapat bekerja bersama, saling belajar, dan lebih mudah mengakses berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sarana produksi, pelatihan, hingga dukungan pengembangan usaha pertanian. Karena itu, saya terus mendorong terbentuknya Kelompok Tani sebagai wadah kebersamaan dan kekuatan petani untuk meningkatkan produksi, memperkuat ekonomi keluarga, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten TTS. Semoga Kelompok Tani yang telah dikukuhkan hari ini semakin aktif, solid, dan menjadi penggerak utama pembangunan sektor pertanian di daerah kita.

Hadir dan menyaksikan langsung pertandingan semifinal Open Turnamen Boti Cup 2025 di Lapangan Voli Kantor Desa Boti, Kecamatan KiE.
Kegiatan Partai

Hadir dan menyaksikan langsung pertandingan semifinal Open Turnamen Boti Cup 2025 di Lapangan Voli Kantor Desa Boti, Kecamatan KiE.

Malam ini saya hadir dan menyaksikan langsung pertandingan semifinal Open Turnamen Boti Cup 2025 di Lapangan Voli Kantor Desa Boti, Kecamatan KiE. Semangat para atlet, dukungan masyarakat, dan suasana penuh sportivitas menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi kekuatan pemersatu sekaligus ruang pembinaan generasi muda di desa. Turnamen ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga membangun karakter, disiplin, persaudaraan, dan semangat kompetisi yang sehat. Antusiasme masyarakat Desa Boti menjadi bukti bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan dan energi positif bagi kemajuan daerah. Semoga seluruh pertandingan berjalan lancar hingga partai final dan melahirkan atlet-atlet muda berprestasi bagi TTS.

Rapat Komisi I DPRD Kab TTS dengan BKPSDMD Kab TTS
Kegiatan Lembaga

Rapat Komisi I DPRD Kab TTS dengan BKPSDMD Kab TTS

Hari ini Komisi I DPRD Kabupaten TTS menggelar rapat untuk membahas kepastian nasib tenaga PPPK Paruh Waktu, terutama terkait mekanisme pembiayaan dan kepastian pengangkatannya di masa mendatang. Pembahasan ini penting karena menyangkut masa depan banyak tenaga honorer yang telah mengabdi dan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik di daerah. Komisi I memandang bahwa pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah-langkah yang jelas dan terukur, baik dari aspek regulasi maupun penganggaran, sehingga keberadaan PPPK Paruh Waktu tidak menimbulkan ketidakpastian bagi para tenaga kerja maupun pemerintah daerah. Selain itu, diperlukan kepastian mengenai peluang dan mekanisme pengangkatan menjadi PPPK Penuh Waktu sesuai ketentuan yang berlaku dan kemampuan keuangan daerah. Melalui rapat ini, kami berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan penataan tenaga non-ASN agar berjalan secara adil, transparan, dan memberikan kepastian hukum, sekaligus tetap memperhatikan keberlanjutan pelayanan publik serta kemampuan fiskal daerah. Kami berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat bersinergi dalam menghadirkan solusi terbaik bagi para PPPK Paruh Waktu yang telah lama mengabdi untuk masyarakat Kabupaten TTS.