searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Kabupaten TTS di Desa Nobi-Nobi, Kecamatan Amanuban Tengah

13 Februari 2026, 11:15 WIB

Dalam Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Kabupaten TTS di Desa Nobi-Nobi, Kecamatan Amanuban Tengah, kami menemukan bahwa Kantor Desa tidak difungsikan secara aktif dan perangkat desa, termasuk Kepala Desa, tidak menjalankan pelayanan pemerintahan di kantor sebagaimana mestinya. Bahkan terdapat dugaan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan administrasi dilakukan di luar kantor desa.
Sebagai alat kelengkapan DPRD yang membidangi pemerintahan dan hukum, termasuk pemerintahan desa, Komisi I memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai regulasi dan prinsip akuntabilitas. Kantor desa adalah pusat pelayanan resmi yang menjadi simbol kehadiran negara di tingkat paling bawah. Jika pelayanan dilakukan di luar mekanisme dan ruang institusional yang sah, maka hal tersebut berpotensi melanggar prinsip tertib administrasi dan kepastian hukum.
Temuan ini menjadi perhatian serius Komisi I karena menyangkut disiplin aparatur, kualitas pelayanan publik, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Kami akan merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten melalui OPD teknis untuk segera melakukan evaluasi, pembinaan, dan langkah korektif yang tegas sesuai kewenangan yang diatur dalam regulasi pemerintahan desa.
Komisi I menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan pemerintahan desa berjalan profesional, terbuka, dan berpihak kepada masyarakat. Pemerintahan desa harus hadir secara nyata, bukan hanya secara administratif, tetapi juga secara fisik melalui pelayanan yang berlangsung di kantor desa sebagai ruang resmi pelayanan publik.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Memantau Pembangunan Gedung GMIT Siloam Banu Desa Fatukusi Kec. KiE
Kegiatan Partai

Memantau Pembangunan Gedung GMIT Siloam Banu Desa Fatukusi Kec. KiE

Hari ini saya berkesempatan memantau langsung proses pembangunan gedung GMIT Jemaat Siloam Banu di Desa Fatukusi. Jemaat ini berjumlah 211 jiwa yang tergabung dalam 48 Kepala Keluarga, dan telah melayani umat sejak tahun 2005. Pembangunan gedung gereja yang baru mulai dikerjakan pada tahun 2024 merupakan wujud kerinduan jemaat untuk memiliki rumah ibadah yang lebih layak dan representatif. Sebagai salah satu yang ikut memfasilitasi proses pembangunan ini, saya bersyukur bisa melihat semangat kebersamaan jemaat dalam membangun rumah Tuhan. Saya percaya bahwa jika Tuhan yang memulai pekerjaan yang baik ini, maka Tuhan pula yang akan memelihara dan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan hingga pembangunan ini dapat diselesaikan dengan baik. Kiranya setiap proses yang sedang berjalan diberkati, sehingga kehadiran gedung gereja ini nantinya menjadi tempat persekutuan yang menguatkan iman, mempererat persaudaraan, dan membawa berkat bagi seluruh jemaat serta masyarakat di sekitarnya.

Pra Musrenbang RKPD Tahun 2027 di Bappeda Kab TTS
Kegiatan Lembaga

Pra Musrenbang RKPD Tahun 2027 di Bappeda Kab TTS

Saya menghadiri dan mengikuti Pra Musrenbang RKP Tahun 2027 khusus bidang pemerintahan sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan proses perencanaan pembangunan daerah berjalan secara partisipatif, terarah, dan akuntabel. Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang menegaskan bahwa setiap tahapan perencanaan pembangunan harus dilaksanakan secara terpadu, partisipatif, dan berjenjang. Melalui Pra Musrenbang ini, berbagai program dan kebijakan di bidang pemerintahan diselaraskan sejak awal agar mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan bahwa arah pembangunan daerah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara terukur dan berkelanjutan.

Rakernas Partai Perindo di Jakarta - Hari Kedua
Kegiatan Partai

Rakernas Partai Perindo di Jakarta - Hari Kedua

Hari kedua Rakernas Partai Perindo di Jakarta menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai sekaligus menegaskan komitmen perjuangan politik yang berpihak kepada rakyat. Berbagai agenda strategis dibahas bersama, mulai dari penguatan struktur partai, kesiapan menghadapi agenda politik ke depan, hingga langkah-langkah konkret dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah. Rakernas ini bukan sekadar forum organisasi, tetapi ruang untuk menyatukan visi dan energi perjuangan agar kader Partai Perindo semakin hadir di tengah rakyat dengan kerja nyata. Semangat kebersamaan, soliditas, dan komitmen untuk membangun Indonesia dari daerah menjadi kekuatan utama yang terus kami rawat. Sebagai kader dan wakil rakyat dari daerah, saya meyakini bahwa hasil Rakernas ini akan menjadi arah perjuangan politik yang lebih kuat, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pembangunan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.