searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Objek Uji Petik Pandus LKPJ ke 6 Hari ini - SMP Negeri Niti di Desa Niti, Kecamatan Kokbaun

10 April 2026, 17:40 WIB

SMP Negeri Niti di Desa Niti, Kecamatan Kokbaun, menjadi objek ke-6 uji petik Pansus LKPJ Bupati TTS Tahun 2025. Dari hasil peninjauan lapangan, Pansus menemukan bahwa pekerjaan pembangunan 2 ruang belajar yang dikerjakan oleh CV Berkat Amanat dengan nilai anggaran sekitar Rp390 juta, hingga saat ini baru mencapai kurang lebih 60 persen.
Lebih memprihatinkan, proyek ini terindikasi mangkrak karena sudah lebih dari dua minggu tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi. Kondisi ini tentu tidak bisa dianggap hal biasa, karena berdampak langsung pada keberlangsungan proses belajar mengajar.
Para siswa masih terpaksa menggunakan gedung darurat yang kondisinya sangat tidak layak, jauh dari standar kenyamanan dan keselamatan. Ini adalah potret nyata ketimpangan yang tidak boleh terus dibiarkan.
Atas dasar itu, Pansus menegaskan bahwa temuan ini akan menjadi catatan penting dalam rekomendasi strategis Pansus LKPJ. Pemerintah daerah bersama pihak pelaksana wajib segera mengambil langkah konkret dan terukur untuk memastikan kelanjutan dan penyelesaian pekerjaan sesuai kontrak dan standar mutu.
Pansus berpandangan bahwa pembenahan tata kelola pelaksanaan proyek, pengawasan yang lebih ketat, serta akuntabilitas penyedia jasa harus menjadi perhatian serius ke depan. Pendidikan adalah hak dasar masyarakat, sehingga penyediaan fasilitas yang layak bukan pilihan, melainkan kewajiban yang harus dipenuhi tanpa kompromi.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Bertemu dan berdiskusi dengan Kepala SMP Kristen Manufui serta Sekretaris Camat Amanatun Selatan di Desa Oinlasi.
Kegiatan Lembaga

Bertemu dan berdiskusi dengan Kepala SMP Kristen Manufui serta Sekretaris Camat Amanatun Selatan di Desa Oinlasi.

Dalam perjalanan menuju Desa Nunbena pagi tadi, kami berkesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Kepala SMP Kristen Manufui serta Sekretaris Camat Amanatun Selatan di Desa Oinlasi. Pertemuan singkat tersebut menjadi kesempatan yang baik untuk bertukar pikiran mengenai berbagai isu yang menjadi perhatian masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kondisi infrastruktur jalan. Kami membahas pentingnya peningkatan mutu pendidikan, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, serta berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan di wilayah pedesaan. Selain itu, kondisi infrastruktur jalan juga menjadi topik penting dalam diskusi. Infrastruktur yang memadai merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung akses pendidikan, pelayanan publik, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, berbagai masukan yang disampaikan menjadi catatan penting untuk terus diperjuangkan dalam proses pembangunan daerah. Terima kasih kepada Kepala SMP Kristen Manufui dan Sekretaris Camat Amanatun Selatan atas diskusi yang hangat dan konstruktif. Semoga sinergi dan komunikasi yang baik ini dapat terus terjalin demi kemajuan pendidikan dan pembangunan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat.

Penterhan Hadiah Turnamen Futsal Gank Guan Cup 2026
Kegiatan Partai

Penterhan Hadiah Turnamen Futsal Gank Guan Cup 2026

Setelah pertandingan partai final Turnamen Futsal Gank Guan Cup 2026 usai, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penyerahan hadiah kepada para pemenang. Hadiah yang diberikan berupa piala, piagam penghargaan, uang tunai, dan trofi sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan prestasi yang telah diraih oleh masing-masing tim. Dalam kesempatan tersebut, saya didaulat oleh panitia untuk menyerahkan langsung hadiah kepada 4 tim terbaik yang telah berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas, kerja keras, dan semangat juang sepanjang turnamen. Saya menyampaikan selamat kepada para juara dan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan mengharumkan nama daerah melalui olahraga futsal.

Evaluasi Pansus LKPJ terhadap Infrastruktur SPAM di Desa Toineke Kec. kualin
Kegiatan Lembaga

Evaluasi Pansus LKPJ terhadap Infrastruktur SPAM di Desa Toineke Kec. kualin

Hari ini, Tim II Pansus LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025 melaksanakan kunjungan lapangan ke lokasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Toineke, Kecamatan Kualin. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam kunjungan ini, kami menaruh perhatian serius terhadap kondisi fisik infrastruktur SPAM, fungsi pelayanan kepada masyarakat, serta keberlanjutan pengelolaannya. Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar, sehingga setiap investasi daerah di sektor ini harus tepat sasaran, berkualitas, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pansus menegaskan bahwa pemerintah daerah harus lebih optimal dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan program SPAM, agar tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga berfungsi maksimal dalam jangka panjang. Kami juga mendorong adanya keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Hasil dari kunjungan ini akan menjadi bahan penting dalam pembahasan LKPJ, sekaligus sebagai dasar rekomendasi strategis kepada kepala daerah demi peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang penyediaan air bersih. Kami di DPRD akan terus mengawal setiap program pembangunan agar benar-benar berpihak pada kebutuhan rakyat dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. Tambahkan : dari 39 saluran rumah, ada yg belum berfungsi sebanyak 12 unit krn air tidak Mengalir Berikut pernyataan politis yang telah diperkuat dengan temuan lapangan: Judul: Evaluasi Pansus LKPJ terhadap Infrastruktur SPAM di Desa Toineke Hari ini, Tim II Pansus LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025 melaksanakan kunjungan lapangan ke lokasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Toineke, Kecamatan Kualin. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, Pansus menemukan bahwa dari total 39 sambungan rumah yang telah dibangun, terdapat 12 unit yang belum berfungsi karena air tidak mengalir. Temuan ini menjadi catatan serius bagi kami, karena menunjukkan bahwa masih terdapat persoalan mendasar dalam aspek teknis maupun distribusi yang harus segera ditangani. Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat, sehingga setiap program SPAM tidak boleh hanya selesai secara fisik, tetapi harus dipastikan berfungsi optimal dan berkelanjutan. Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi perencanaan sumber air, jaringan distribusi, hingga pengelolaan di tingkat masyarakat. Pansus menegaskan pentingnya pengawasan yang lebih ketat serta tanggung jawab dari OPD terkait agar permasalahan ini segera diatasi, sehingga seluruh masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat benar-benar dapat menikmati layanan air bersih. Hasil kunjungan ini akan menjadi bahan penting dalam pembahasan LKPJ, sekaligus menjadi dasar rekomendasi strategis kepada kepala daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor air bersih. Kami di DPRD akan terus mengawal setiap program pembangunan agar tidak hanya tuntas secara administrasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.