searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Tim II Pansus LKPJ Tahun 2025 melanjutkan uji petik pada titik ketiga di pekerjaan SPAM Desa Nunbena, Kecamatan Kotolin.

23 April 2026, 14:15 WIB

Tim II Pansus LKPJ Tahun 2025 melanjutkan uji petik pada titik ketiga di pekerjaan SPAM Desa Nunbena, Kecamatan Kotolin. Dari hasil peninjauan lapangan, Pansus menemukan bahwa pekerjaan fisik hingga saat ini belum dapat diserahterimakan karena masih terdapat sejumlah item yang belum diselesaikan, terutama pemasangan sambungan rumah yang belum tuntas.
Lebih memprihatinkan lagi, saat uji petik dilakukan, bak reservoir dalam kondisi tidak terisi air. Ini menunjukkan bahwa suplai air dari sumber tidak berjalan, sehingga distribusi ke rumah-rumah masyarakat tidak dapat dilakukan sebagaimana mestinya. Pansus juga menemukan adanya pemasangan saluran ilegal di beberapa titik yang berdampak pada tidak optimalnya aliran air hingga ke titik akhir sesuai perencanaan.
Ketika dikonfirmasi, pihak Dinas PEKA menyampaikan alasan bahwa tidak adanya suplai air disebabkan oleh faktor cuaca buruk. Namun, alasan ini tidak sepenuhnya dapat diterima, mengingat sistem yang dibangun tidak hanya mengandalkan tenaga surya, tetapi juga dilengkapi dengan mesin atau motor air sebagai alternatif. Fakta di lapangan, berdasarkan pengakuan masyarakat, menunjukkan bahwa air tidak mengalir secara teratur, bahkan sangat jarang, yang mengindikasikan adanya persoalan serius dalam manajemen pengelolaan sistem tersebut.
Atas temuan ini, Pansus menegaskan bahwa pembangunan SPAM tidak boleh hanya berhenti pada aspek fisik semata, tetapi harus menjamin fungsi dan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Pansus akan meminta pertanggungjawaban dari dinas terkait serta mendorong evaluasi menyeluruh, termasuk penertiban sambungan ilegal, perbaikan sistem distribusi, dan pembenahan manajemen agar pelayanan air bersih benar-benar dirasakan oleh masyarakat Desa Nunbena.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Diskusi tentang Kondisi Pengelolaan Pasar Inpres Soe bersama Pelaku Pasar
Kegiatan Partai

Diskusi tentang Kondisi Pengelolaan Pasar Inpres Soe bersama Pelaku Pasar

Setelah mengikuti ibadah, saya menyempatkan diri berdiskusi bersama para pelaku usaha di Pasar Inpres SoE mengenai kondisi dan dinamika aktivitas perdagangan di pasar. Dalam perbincangan tersebut, banyak masukan dan usulan yang disampaikan terkait kebutuhan penataan pasar agar lebih tertib, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Aspirasi para pedagang ini tentu menjadi catatan penting yang patut diperhatikan. Usulan-usulan tersebut dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merencanakan pembangunan serta pengelolaan Pasar Inpres SoE ke depan, sehingga pasar sebagai pusat ekonomi rakyat dapat berfungsi lebih baik, memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Menerima dan berdiskusi dengan Kasie Intell Polres TTS
Kegiatan Lembaga

Menerima dan berdiskusi dengan Kasie Intell Polres TTS

Menerima kunjungan dari Kasie Intel Polres TTS dan membahas penyelesaian pengaduan masyarakat dari Desa Boti Kec. KiE terkait dengan pemberlakuan Perdes tentang penertiban ternak.

Diskusi denganCalin Penerima Beasiswa IPS Plus SoE
Kegiatan Partai

Diskusi denganCalin Penerima Beasiswa IPS Plus SoE

Menulis Dalam perjalanan menuju Desa Fatukusi, kami berkesempatan bertemu dengan salah satu guru PAUD, Ibu Feby Nomleni. Pertemuan sederhana ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus dimulai dari perhatian terhadap dunia pendidikan dan para tenaga pendidik di desa-desa. Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten TTS, kami menawarkan kesempatan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Institut Pendidikan SoE, sebagaimana menjadi komitmen dan harapan dari Bapak Rektor IPS SoE. Kami percaya bahwa investasi terbesar daerah adalah pada pendidikan. Ketika guru diberikan kesempatan untuk berkembang, maka masa depan anak-anak di desa juga akan semakin terjamin. Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari upaya bersama membangun TTS yang lebih maju, cerdas, dan berdaya saing.