searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Reses I Tahun 2026 di Kelurahan Nagesapadhi, Kecamatan Boawae

08 Maret 2026, 10:45 WIB

Reses merupakan kegiatan kedewanan di luar gedung untuk menyerap aspirasi masyarakat on the spot dan membagikan informasi apa yang sudah dilakukan di DPRD dan Pemerintah. Kali ini saya melibatkan juga Partai Perindo dengan kehadiran Ketua DPD Perindo Nagekeo, Bp Hence Parera. Kami juga memberikan bantuan sosial dalam bentuk pipa PE 1 rol 250 meter untuk sambungan rumah air bersih warga dari anggota dewan dan DPD memberikan 5 sak semen untuk rabat di depan kantor lurah. Warga yang hadir 100 lebih orang.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Monitoring pengerjaan deker
Kegiatan Lembaga

Monitoring pengerjaan deker

Berinisiatif memonitor pengerjaan deker di Persawahan Lodo, Kecamatan Boawae yang menghubungkan akses masyarakat Desa Nagerawe dan Focolodorawe ke Pasar Rabu Boawae. Deker ini hasil perjuangan bersama DPRD (Komisi II) dan Pemerintah Kabupaten Nagekeo. Daerah ini merupakan Dapil III Kecamatan Boawae yang paling banyak akses adalah Anggota DPRD dari Rawe sa-Uluwena atau Rawe Raya yang terdiri 3 Desa yakni Nagerawe, Focolodorawe dan Alorawe. Kunjungan Komisi II terjadi dua kali dibawah pimpinan Sekretaris Komisi II, Kosmas Lawa Bagho.

Konsolidasi Internal DPRD
Kegiatan Lembaga

Konsolidasi Internal DPRD

Konsolidasi internal DPRD untuk meningkatkan fungsi-fungsi dan kewenangan DRPD dalam bidang legislasi, budgeting dan pengawasan agar proses pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat bisa lebih cepat dan tepat sasaran.

Kunker Masyarakat Dampak Bencana
Kegiatan Lembaga

Kunker Masyarakat Dampak Bencana

Kunjungan kerja Komisi II DPRD sebagai Ketua Tim 2 on the spot fenomena alam tanah bergeser, tanah terbelah dan muncul dua mata air baru di lereng bukit yang bisa menyebabkan banjir bandang akan meluluhlantakkan 3 dusun di Desa Ladolima Timur, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo. Kami kunjungi lokasi kejadian serta warga yang melakukan pengungsian mandiri. Ada sejumlah rekomendasi kepada pemerintah yakni mendatangkan ahli geologi untuk memastikan apakah terjadi bencana atau tidak, bantuan logistik makan minum bagi warga pengungsi, edukasi bencana bagi warga, pendampingan psikologis dan rohani serta terburuk rencana relokasi warga. Rekomendasi yang sudah dilakukan kehadiran ahli geologi di lokasi tanggal 01 April 2026, bantuan logistik tanggal 09 April 2026, penutupan tanah terbelah oleh warga tanggal 02 April 2026, edukasi bencana oleh ahli geologi tanggal 01 April 2026. Hasil penelitian sudah keluar dan kami dapatkan secara online tanggal 15 April 2026. Ada pontensi bencana longsor jika curah hujan tinggi. Butuh penanganan langkah-langkah konkret lebih lanjut.