Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Diskusi Internal : sikap Lembaga DPRD kerkait Kebijakan Pembatasan Kunjungan 1000 orang perhari ke Kawasan TNK

16 April 2026, 10:00 WIB

Konservasi demi keberlanjutan ekosistem di kawasan TNK melalui kebijakan pembatasan Kunjungan 1000 orang per hari adalah sangat penting. Namun haruslah secara obyektif dan berimbang. tidak hanya kerangka alasan ekologis semata, tetapi harus dipertimbangkan juga aspek Sosial dan ekonomi terhadap masyarakat lokal Manggarai Barat. Bahwa Kebijakan yang diambil harus memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat lokal. artinya memajukan pertumbuhan ekonomi daerah Manggarai Barat. Disamping itu harus dipikirkan dikaji juga bahwa sektor Pariwisata cukup menyerap banyak tenaga kerja, bila tidak dikaji secara matang maka angka pengangguran akan bertambah, krn banyak yang akan kehilangan pekerjaan. Untuk itu konservasi itu perlu dan melalui sebuah kajian yang komprehensif dan melibatkan banyak komponen. kebijakan yang diambil tidak boleh tergesa/terburu buru. Harapannya semua kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat melalui pembatasan kunjungan 1000 orang per hari, harus bermanfaat utk kemajuan masyarakat Manggarai Barat.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Kunjungan Anggota DPRD dari Fraksi Partai Perindo Kabupaten Ngada, yth Pak Sirilus Pati.
Kegiatan Lembaga

Kunjungan Anggota DPRD dari Fraksi Partai Perindo Kabupaten Ngada, yth Pak Sirilus Pati.

Diskusi dan sharing pengalaman soal situasi dan kondisi yang di alami di daerah Ngada maupun Manggarai Barat. Tentu yang seru adalah cerita tentang kondisi sulit di daerah sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran, terutama berkurangnya Dana Transfer dari pusat ke daerah (DAK maupun DAU). Semua daerah Kabupaten/Kota di NTT sumber terbesar untuk anggaran adalah dana transfer pusat, karena Pendapatan Asli Daerah masih sangat kecil untuk bisa mandiri membiayai pembangunan. Prinsipnya yang penting gaji pegawai, termasuk TPP tetap ada, sedangkan untuk pembangunan yang lainnya kepada masyarakat disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

Rapat Kerja Bapemperda
Kegiatan Lembaga

Rapat Kerja Bapemperda

Evaluasi Perda Nomor 3 tahun 2018 tentang Perlindungan lahan Pertanian Berkelanjutan (LP2B). Fakta menunjukan bahwa lahan pertanian sudah terjadi alih fungsi menjadi area pemukiman penduduk di beberapa tempat/wilayah.Pemerintah juga tidak tegas menegakan saksi bagi masyarakat yang melanggar. RTRW dalam hal tata ruang sudah ada, namun lemah dalam implementasi penegakan PERDA. Di sisi lain sumbangan Sektor pertanian, perikanan dan peternakan cukup tinggi/terbesar. Pertumbuhan ekonomi Manggarai Barat tergolong sangat fantastis tertinggi di NTT, namun sayangnya bukan bersumber dari sektor ril tersebut, tetapi dari sektor jasa Hotel, restoran, sedangkan sektor pertanian mengalami staknan. Hal ini pukul telak atau peringatan keras bagi kita bahwa ternyata kita senang melayani orang luar,dari pada menghidupkan masyarakat petani kita sendiri.

Paripurna ke 1 (satu) : Pembukaan Masa Sidang 3 tahun sidang 2025/2026
Kegiatan Lembaga

Paripurna ke 1 (satu) : Pembukaan Masa Sidang 3 tahun sidang 2025/2026

Sambutan Ketua DPRD dan Sambutan Wakil Bupati Manggarai Barat, bahwa penting Kerja sama, Kolaborasi antara pemerintah dan DPRD pada masa sidang 3,karena berbagai agenda strategia akan dilaksanakan antara lain : Pembahasan Nota Pengantara LKPJ Bupati tahun 2025, KUA PPAS Induk 2027; KUA PPAS perubahan 2026,Reses masa sidang 3