Kegiatan Lembaga
Mengikuti Rapat Internal Komis I DPRD Kota Ambon.
Rabu, 1 April 2026.
Rapat Internal Komisi I
Pembahasan: melihat surat2 masuk dan mengagendakan untuk ditindaklanjuti lewat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas-dinas terkait.
Kegiatan Lembaga
Rabu, 1 April 2026.
Rapat Internal Komisi I
Pembahasan: melihat surat2 masuk dan mengagendakan untuk ditindaklanjuti lewat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas-dinas terkait.
Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Perlombaan yang memperebutkan Piala Wakil Ketua DPRD Kota Ambon ini berlangsung di sirkuit dadakan Lateri 1, Lorong SMA Negeri 4 Ambon, pada 21–22 Maret 2026. Kompetisi ini diikuti oleh puluhan pembalap yang bertanding dalam berbagai kelas, mulai dari kategori exhibition hingga umum. Adapun kelas yang dipertandingkan meliputi Exhibition A untuk peserta usia 5 tahun ke bawah, Exhibition B usia 10 tahun ke bawah, kategori anak-anak usia 14 tahun ke bawah, remaja usia 18 tahun ke bawah, kategori legend untuk peserta usia 35 tahun ke atas, serta kelas umum yang terbuka untuk semua usia. Pada penutupan kegiatan, Wakil Ketua DPRD kota Ambon Patrick Moenandar. SE menyampaikan apresiasi kepada panitia atas suksesnya penyelenggaraan event tersebut. Ajang ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi perkembangan dunia balap di daerah. " Ini adalah Drag Bike Race pertama di tahun 2026. Saya memberikan apresiasi kepada panitia karena kegiatan ini dapat memacu organisasi atau komunitas lain untuk turut menghadirkan event serupa, tentunya dengan dukungan Pemerintah Kota". Keberagaman kategori tersebut menunjukkan bahwa dunia balap di Ambon memiliki potensi besar, mulai dari pembinaan usia dini hingga pembalap berpengalaman. Moenandar berharap, ke depan ajang serupa dapat dikemas lebih profesional dan berkembang menjadi event berskala lebih besar. Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Patrick Moenandar. SE., Pemerintah Kota Ambon juga berencana untuk membangun sirkuit permanen pada tahun ini. Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut akan menjadi momentum penting dalam mendorong kemajuan olahraga balap di daerah.

TEKEN KOMITMEN DI KPK, MOENANDAR : DPRD AMBON SIAP “PERTEGAS PERAN PENGAWASAN". Sebuah komitmen besar untuk membersihkan birokrasi di Kota Ambon resmi dikukuhkan di jantung pertahanan antikorupsi nasional. Bertempat di Gedung Merah Putih KPK RI, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/26), DPRD Kota Ambon secara resmi menandatangani kesepakatan bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar, yang hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Upaya Pencegahan Korupsi tersebut, menyatakan bahwa penandatanganan ini bukan sekadar seremoni tanda tangan di atas kertas, melainkan janji untuk mempertegas “gigi” pengawasan legislatif. Politisi dari Fraksi Perindo ini menegaskan, bahwa usai pertemuan dengan KPK, DPRD Ambon akan melakukan penguatan fungsi kontrol terhadap kinerja eksekutif secara lebih tajam. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada celah bagi praktik korupsi, terutama dalam pengelolaan anggaran daerah. ”Kami memperkuat fungsi pengawasan untuk mempertegas komitmen kami menjaga integritas lembaga. Sinergi dengan KPK RI ini adalah forum strategis agar kami memiliki standar pengawasan yang sesuai dengan sistem pencegahan korupsi nasional,” tegas Moenandar. Moenandar juga menyoroti, gaya pendekatan KPK RI yang kini lebih mengedepankan edukasi dan diskusi dua arah. Ruang konsultasi yang diberikan oleh lembaga antirasuah tersebut sangat membantu pimpinan daerah dan OPD untuk memahami aturan-aturan yang sering kali dianggap rumit. ”Apresiasi setinggi-tingginya untuk KPK RI. Ruang dialog ini sangat penting, agar kami bisa menyampaikan hal-hal yang kurang kami pahami supaya bisa dipahami secara utuh. Ini adalah bekal kami untuk pulang dan membenahi sistem di daerah,” tambahnya. Rapat koordinasi ini diakhiri dengan prosesi penandatanganan komitmen bersama yang dilakukan oleh pimpinan DPRD Kota Ambon, Pj Walikota Ambon, dan disaksikan langsung oleh pejabat KPK RI. Aleg dia periode ini berharap, dengan adanya komitmen yang diteken langsung di markas KPK, seluruh elemen penyelenggara pemerintahan di Kota Ambon, baik eksekutif maupun legislatif, memiliki frekuensi yang sama dalam menjaga marwah pemerintahan. ”Harapan kami jelas, ke depan tidak ada lagi keraguan dalam bertindak karena sistem pengawasan sudah kita perkuat. Kita ingin mewujudkan Ambon yang transparan dan benar-benar bebas dari praktik korupsi,” tutupnya.

Kegiatan ASCART Auto Fest 2025 yang diselenggarakan di Karang Panjang, Ambon pada tanggal 20-21 September 2025 di Fasilitasi oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Ambon Patrick Moenandar, SE sebagai Penyelenggara Acara dan didukung dalam Pembukaan Acara langsung oleh Ketua DPD RI Ibu Novita Anakota didampingi Ketua DPW Partai Perindo Maluku, Welhem Kurnala. Patrick Moenandar sebagai Pembina Ascart Ambon, melaksanakan Kegiatan ini untuk mendukung kaula muda Kota Ambon dalam Dunia Otomotif. Ini sebuah ajang otomotif yang mempertemukan komunitas, pelaku usaha dan masyarakat pecinta kendaraan bermotor. Ascart Auto Fest menampilkan lomba Auto Contest Mobil dan Motor, Battle dance dan Live music, Photoshoot contest, Automotive talk show dan Bazzar UMKM. Sebagai Pembina Ascart, Gelar Ascart Auto Fest adalah Komitmen Majukan Otomotif Kota Ambon. Kegiatan yang digelar di Taman Budaya Karang Panjang Ambon, Ascart Auto Fest menampilkan lomba Auto Contest Mobil dan Motor, Battle dance dan Live music, Photoshoot contest, Automotive talk show dan Bazzar UMKM. Puluhan peserta dari berbagai komunitas otomotif di Maluku turut mengambil bagian dalam event ini dengan memperebutkan 106 piala, piagam penghargaan dan bonus yang disediakan oleh panitia. Pembina Ascart Kota Ambon, Patrick Moenandar mengapresiasi semangat anak muda dan komunitas otomotif yang terus berinovasi dan berkreasi. "Otomotif di kota Ambon ini harus terus maju dan berkembang. Tidak ada yang menang dan kalah. Ini adalah kemenangan bagi kita semua dan untuk kemajuan otomotif di kota ini," kata Patrick di Ambon, Selasa (23/09/2025). Ajang seperti ini bukan hanya jadi wadah kreativitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM di sektor otomotif. Tujuan utama acara ini adalah memperkuat solidaritas antar komunitas otomotif serta menunjukkan bahwa Ambon memiliki potensi besar dalam dunia modifikasi dan otomotif secara umum. Puluhan peserta dari berbagai komunitas otomotif di Maluku turut mengambil bagian dalam event ini dengan memperebutkan 106 piala, piagam penghargaan dan bonus yang disediakan oleh panitia. Kegiatan ini, selain peserta, panitia juga memberikan piagam penghargaan kepada 32 orang senior Ascart Kota Ambon. Ascart ini dibentuk oleh beberapa anak muda dengan hobby otomotif pada tahun 1984 dan kini mempunyai komunitas Ascart div Mobil dan Ascart div Fotografer. "Beta pribadi dan atas nama Ascart mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Maluku, pak Johan Lewerissa yang sudah menutup kegiatan ini serta kepada pihak sponsor, talent, UMKM, peserta dan semua yang sudah bersama-sama mensukseskan Ascart Auto Fest 2025 ini. Salam otomotif," ucap Patrick.
