searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Partai

Program Pemakaian Mobil Pengantin Gratis bagi Masyarakat Yang Membutuhkan.

26 Februari 2026, 23:00 WIB

Salah Satu Program Patrick Moenandar yaitu Mobil Pengantin Gratis bagi Masyarakat Yang Membutuhkan dan sudah berjalan sejak maret 2025 sampai sekarang di Kota Ambon

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Penandatanganan Komitmen Bersama KPK RI, Pemerintah Kota Ambon dan DPRD Ambon”. Gedung Merah Putih. Jakarta 29,  April 2026.
Kegiatan Lembaga

Penandatanganan Komitmen Bersama KPK RI, Pemerintah Kota Ambon dan DPRD Ambon”. Gedung Merah Putih. Jakarta 29, April 2026.

Suasana di Gedung Merah Putih KPK RI mendadak menjadi panggung pembuktian komitmen bagi para petinggi Kota Ambon. ‎Tak main-main, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Patrick Moenandar, menyatakan bahwa lembaga legislatif kini tengah memasang “radar” pengawasan yang lebih tajam guna memastikan tata kelola pemerintahan di Ambon benar-benar bersih dari aroma korupsi. ‎Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Upaya Pencegahan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Rabu (29/04/26). Politisi dari Fraksi Perindo ini menegaskan bahwa sinergi antara DPRD dan KPK bukan sekadar seremoni belaka, melainkan langkah strategis untuk memperkuat sistem pertahanan daerah terhadap praktik lancung yang merugikan rakyat. ‎Bagi Moenandar, Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi yang digelar KPK RI ini menjadi momentum langka. ‎Olehnya itu, dirinya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada lembaga antirasuah tersebut karena telah membuka ruang diskusi dua arah yang transparan. ‎”Apresiasi setinggi-tingginya untuk KPK RI. Ruang dialog yang diberikan menjadi momentum penting bagi kami. Terima kasih karena KPK tidak hanya memberikan arahan satu arah, tetapi membuka ruang diskusi,” ujar Patrick. ‎Dirinya menilai, kesempatan untuk bertanya langsung mengenai hal-hal yang selama ini dianggap “abu-abu” dalam aturan menjadi sangat krusial. ‎”Ini penting, agar kami bisa menyampaikan hal-hal yang kurang kami pahami supaya bisa dipahami secara utuh,” tambah Aleg Dua Periode. ‎Sebagai pimpinan DPRD, Moenandar memastikan bahwa hasil dari pertemuan di Jakarta ini akan langsung diimplementasikan melalui penguatan fungsi pengawasan. ‎Dirinya ingin memastikan, bahwa DPRD Ambon memiliki “gigi” yang kuat dalam menjaga integritas lembaga. ‎”Kami akan memperkuat fungsi pengawasan untuk mempertegas komitmen kami menjaga integritas lembaga dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih,” tegasnya. ‎Rapat koordinasi strategis ini diakhiri dengan aksi nyata yang simbolis namun penuh makna. ‎Patrick Moenandar bersama Penjabat Walikota Ambon dan pimpinan DPRD lainnya secara resmi membubuhkan tanda tangan dalam Komitmen Bersama KPK RI. Penandatanganan ini menjadi “segel” janji politik bahwa ke depannya, sinergi antara Kepala Daerah, Pimpinan OPD, dan DPRD akan berjalan di atas rel transparansi yang ketat.

Patrick Moenandar Mengikuti Pembukaan Persidangan Ke-43 Jemaat GPM Imanuel Karang Panjang, Ambon.
Kegiatan Lembaga

Patrick Moenandar Mengikuti Pembukaan Persidangan Ke-43 Jemaat GPM Imanuel Karang Panjang, Ambon.

Minggu, 1 Maret 2026. Mengikuti Pembukaan Persidangan ke-43 Jemaat GPM Imanuel di Gereja Imanuel Karang Panjang Ambon. Patrick Moenandar ucapkan selamat atas terselenggaranya persidangan  jemaat ke-43 Jemaat Imanuel Karpan. Dan Paling penting  semoga dalam persidangan yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan baik dan  lancar. Agar supaya dapat melahirkan produk produk atau  program-program yang bermanfaat bagi  berbagai kegiatan satu tahun kedepan. Kiranya berbagai program yang dirancang kan itu betul-betul berdampak nyata bagi seluruh jemaat. Sebab kita ketahui bersama sekarang ini keadaan sangat memprihatinkan hingga Gereja mesti mengedepankan masalah keumatan", harapnya. Saat disinggung baik dari Klasis maupun Pemerintah sampaikan sambutan menyangkut persoalan persampahan. "Ya benar persoalan sampah tantangan berat dan mesti dipahami masalah sampah itu bukan hanya pekerjaan rumah bagi pemerintah kota Ambon. Itu mesti tanggungjawab kita bersama, jadi Beta mengajak katong semua. Baik lembaga legislatif, eksekutif bahkan semua masyarakat kota Ambon. Supaya dapat tertib, untuk membuang sampah pada tempatnya dan sesuai jam yang telah ditentukan pemerintah", harapnya. Kiranya hasil persidangan ke-43 dapat menghasilkan yang terbaik bagi pelayanan kedepan.

Turun bersama Dinas PUPR Kota Ambon terkait bantuan rumah tidak layak huni. Ambon.
Kegiatan Partai

Turun bersama Dinas PUPR Kota Ambon terkait bantuan rumah tidak layak huni. Ambon.

Bersama Dinas PUPR Kota Ambon meninjau langsung program bantuan rumah yang tidak layak huni.