Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Partai

Turun bersama Dinas PUPR Kota Ambon terkait bantuan rumah tidak layak huni. Ambon.

24 Februari 2026, 19:00 WIB

Bersama Dinas PUPR Kota Ambon meninjau langsung program bantuan rumah yang tidak layak huni.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Silaturahmi Latupati Kota Ambon bersama Pimpinan DPRD dan Ketua-ketua Fraksi DPRD Kota Ambon.
Kegiatan Lembaga

Silaturahmi Latupati Kota Ambon bersama Pimpinan DPRD dan Ketua-ketua Fraksi DPRD Kota Ambon.

Ketua Majelis Latupati Kota Ambon, Reza Maspaitella bersilaturahmi dengan Pimpinan DPRD Kota Ambon, Ketua Moritz Tamaela, Wakil Ketua I Gerald Mailoa, Wakil Ketua II Patrick Moenandar bersama Ketua-Ketua Fraksi DPRD KOTA AMBON di Kantor DPRD KOTA AMBON.

Mengikuti Pembukaan Persidangan Jemaat GPM Getsemani Ke-32 Tahun 2026
Kegiatan Lembaga

Mengikuti Pembukaan Persidangan Jemaat GPM Getsemani Ke-32 Tahun 2026

Mengikuti Pembukaan Persidangan Jemaat GPM Getsemani Ke-32 Tahun 2026 pada Tanggal, 15 Februari 2026 di Bere-Bere, Kota Ambon.

Program pemakaian Tabung Oksigen secara gratis kepada Masyarakat. Sudah berjalan dari tahun 2020-sekarang.
Kegiatan Partai

Program pemakaian Tabung Oksigen secara gratis kepada Masyarakat. Sudah berjalan dari tahun 2020-sekarang.

Program pemakaian Tabung Oksigen secara gratis kepada Masyarakat. Sudah berjalan dari tahun 2020-sekarang. Program yang dibuat oleh Patrick Moenandar dari Partai Perindo sejak masa Covid tahun 2020 hingga sekarang merupakan program kemanusiaan untuk membantu masyarakat Kota Ambon yang membutuhkan. Program ini bukan sekedar aksi spontan. Tapi gerakan kemanusiaan yang terencana. Disediakan oksigen, regulator, dan perangkat pendukung lain yang bisa digunakan gunakan secara cuma-cuma oleh masyarakat yang membutuhkan. Masyarakat bisa meminjam peralatan tersebut tanpa biaya sepeserpun, hanya bermodalkan komunikasi dan laporan kondisi pasien. Respon masyarakat sangat luar biasa. Banyak warga yang tertolong dengan bantuan oksigen ini. Terutama mereka yang merawat pasien lanjut usia, asma, pneumonia dan penyakit pernapasan lainnya yang membutuhkan suplai oksigen. Di tengah tingginya biaya layanan kesehatan dan sulitnya akses bagi masyarakat kecil, inisiatif ini bukan hanya menjadi bantuan fisik, tetapi juga simbol harapan baru tentang solidaritas dan kepedulian sosial. Gerakan ini tidak bermaksud mengganti peran pemerintah, melainkan mengisi celah yang selama ini belum terjangkau. "Bagi saya, satu nyawa yang tertolong adalah kemenangan bagi kita semua. Kalau ada yang bisa kita lakukan hari ini untuk menyelamatkan seseorang, kenapa harus menunggu besok?" Ujar Patrick.