Hari ini menjadi hari yang penuh makna bagi masyarakat Desa Boti dan sekitarnya. Apa yang dahulu hanya menjadi harapan, kini telah menjadi kenyataan. Jika dahulu masih ada warga yang harus diangkut menggunakan tandu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, hari ini Tuhan telah membuka jalan sehingga sebuah ambulans desa dapat hadir untuk melayani masyarakat. Atas nama pribadi, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Timor Tengah Selatan, Ibu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, serta Bapak Camat KiE yang hari ini berkenan menyerahkan satu unit ambulans desa kepada Desa Boti. Ambulans ini tidak hanya melayani masyarakat Desa Boti, tetapi juga akan menjadi harapan bagi masyarakat Desa Naileu dan Desa Oenai. Kehadiran ambulans ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki tantangan akses pelayanan kesehatan. Saya juga ingin menegaskan bahwa kehadiran ambulans ini bukanlah bentuk pencitraan politik, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat Desa Boti dan sekitarnya. Kehadiran ambulans ini diharapkan dapat membantu kita semua dalam meminimalisir angka kematian ibu dan anak saat proses melahirkan, yang sering terjadi akibat keterlambatan menjangkau fasilitas kesehatan terdekat karena kondisi akses jalan yang sulit. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Boti yang telah menyampaikan aspirasi dengan penuh kepercayaan kepada saya. Aspirasi itu saya perjuangkan melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, dan puji Tuhan mendapat perhatian serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan hingga akhirnya dapat diwujudkan. Ini menunjukkan bahwa ketika masyarakat, DPRD, dan pemerintah berjalan bersama, maka kebutuhan rakyat dapat diwujudkan menjadi kenyataan. Kepada Pemerintah Desa Boti sebagai pengelola ambulans ini, saya menitipkan harapan agar kendaraan ini dijaga, dirawat, dan dikelola dengan penuh tanggung jawab. Ambulans ini adalah milik masyarakat. Gunakanlah dengan bijaksana, rawatlah dengan baik, sehingga dapat terus menjadi sarana untuk menolong warga yang sakit, ibu hamil, keadaan darurat, dan siapa pun yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Ambulans ini harus digunakan untuk melayani semua orang yang membutuhkan tanpa membedakan pilihan politik, baik yang memilih saya pada Pileg kemarin, yang memilih Bapak Bupati pada Pilkada kemarin, maupun yang mendukung kepala desa pada Pilkades yang lalu. Terima kasih pula kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan kerja sama sehingga pengadaan ambulans ini dapat terwujud. Setiap dukungan, sekecil apa pun, telah menjadi bagian dari perjalanan panjang mewujudkan impian masyarakat. Semoga ambulans ini tidak sekadar menjadi kendaraan, tetapi menjadi simbol kepedulian, pelayanan, dan harapan baru. Dari tandu menuju ambulans, kita menyaksikan bahwa mimpi masyarakat akhirnya menjadi kenyataan. Mari kita jaga bersama, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi hari ini dan generasi yang akan datang. #sorotan #semuaorang
