searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Kunjungan Kerja Pansus LKPJ 2025 di Puskesmas Hauhasi Desa Toianas Kec. Toianas

11 April 2026, 10:26 WIB

kerja di Puskesmas Hauhasi, Desa Toianas, Kecamatan Toianas, sebagai titik kedua dalam agenda Pansus LKPJ Bupati Tahun 2025, kami menegaskan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan, khususnya di sektor kesehatan, harus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Pansus mencermati pemanfaatan WTP yang telah dibangun dua tahun lalu, yang merupakan bagian dari rekomendasi Pansus LKPJ Tahun 2024. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah aspek dalam kesiapan dan kualitas pelayanan kesehatan yang perlu segera dibenahi.
Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa seluruh temuan di lapangan tidak boleh berhenti sebagai catatan semata, tetapi harus ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah daerah sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan pelayanan publik dan pemenuhan hak dasar masyarakat di bidang kesehatan.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Rapat Komisi I DPRD Kab TTS dengan BKPSDMD Kab TTS
Kegiatan Lembaga

Rapat Komisi I DPRD Kab TTS dengan BKPSDMD Kab TTS

Hari ini Komisi I DPRD Kabupaten TTS menggelar rapat untuk membahas kepastian nasib tenaga PPPK Paruh Waktu, terutama terkait mekanisme pembiayaan dan kepastian pengangkatannya di masa mendatang. Pembahasan ini penting karena menyangkut masa depan banyak tenaga honorer yang telah mengabdi dan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik di daerah. Komisi I memandang bahwa pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah-langkah yang jelas dan terukur, baik dari aspek regulasi maupun penganggaran, sehingga keberadaan PPPK Paruh Waktu tidak menimbulkan ketidakpastian bagi para tenaga kerja maupun pemerintah daerah. Selain itu, diperlukan kepastian mengenai peluang dan mekanisme pengangkatan menjadi PPPK Penuh Waktu sesuai ketentuan yang berlaku dan kemampuan keuangan daerah. Melalui rapat ini, kami berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan penataan tenaga non-ASN agar berjalan secara adil, transparan, dan memberikan kepastian hukum, sekaligus tetap memperhatikan keberlanjutan pelayanan publik serta kemampuan fiskal daerah. Kami berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat bersinergi dalam menghadirkan solusi terbaik bagi para PPPK Paruh Waktu yang telah lama mengabdi untuk masyarakat Kabupaten TTS.

Meninjau pembangunan pagar Gereja GBI Mawar Saron SoE.
Kegiatan Partai

Meninjau pembangunan pagar Gereja GBI Mawar Saron SoE.

Sepulang dari Desa Nunbena, saya menyempatkan diri meninjau pembangunan pagar Gereja GBI Mawar Saron SoE. Pembangunan pagar sepanjang kurang lebih 120 meter ini dikerjakan melalui dukungan anggaran Pokir Tahun 2025 sebagai bagian dari tanggung jawab saya selaku anggota DPRD Kabupaten TTS. Saya bersyukur karena hasil pekerjaan terlihat sangat baik, rapi, dan memberi nilai tambah bagi lingkungan gereja. Kehadiran fasilitas penunjang seperti pagar bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga tentang menciptakan rasa aman, tertib, dan kenyamanan bagi jemaat dalam beribadah. Bagi saya, pembangunan rumah ibadah harus mendapat perhatian bersama, karena gereja bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan moral, persaudaraan, dan pendidikan karakter masyarakat. Saya berharap fasilitas yang sudah dibangun ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung pelayanan jemaat ke depan.

Memberikan sambutan pada resepsi pernikahan putra-putri terbaik dari keluarga Natonis – Naitboho di Oenai, Kec. KIE.
Kegiatan Partai

Memberikan sambutan pada resepsi pernikahan putra-putri terbaik dari keluarga Natonis – Naitboho di Oenai, Kec. KIE.

Hari ini saya didaulat memberikan sambutan pada resepsi pernikahan putra-putri terbaik dari keluarga Natonis – Naitboho di Oenai, Kec. KIE. Pernikahan bukan hanya penyatuan dua pribadi, tetapi juga penyatuan dua keluarga besar dalam kasih, tanggung jawab, dan komitmen untuk membangun masa depan bersama. Sebagai bagian dari masyarakat, saya percaya bahwa keluarga yang kuat adalah fondasi bagi lahirnya masyarakat yang kuat. Dari rumah tangga yang harmonis akan lahir generasi yang memiliki nilai, karakter, dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, momentum seperti ini bukan sekadar acara adat dan sukacita keluarga, tetapi juga pengingat bahwa pembangunan daerah harus dimulai dari keluarga-keluarga yang sehat dan saling menopang. Saya menyampaikan selamat kepada kedua mempelai dan keluarga besar Natonis – Naitboho. Kiranya rumah tangga yang dibangun hari ini menjadi rumah yang penuh kasih, damai, kerja keras, dan takut akan Tuhan, sehingga menjadi berkat bagi keluarga, gereja, dan masyarakat di Oenai serta Kabupaten TTS.