searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

kunjungan kerja lapangan ke salah satu jaringan ritel modern, Alfamart

11 Juni 2026, 10:15 WIB

MANADO, 11 Juni 2026 – Anggota Legislatif (Aleg) Provinsi Sulawesi Utara, Normans Luntungan, ST., M.Eng., bersama jajaran pimpinan dan anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kunjungan kerja lapangan ke salah satu jaringan ritel modern, Alfamart, Kamis (11/6). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan komitmen pasar modern dalam memberikan ruang dan memasarkan produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asli daerah.
Langkah pengawasan ini diambil sebagai respons konkret parlemen dalam mengawal regulasi daerah terkait kemitraan strategis antara jaringan toko swalayan modern dengan para pelaku usaha lokal di Sulawesi Utara.
Dalam peninjauan tersebut, Normans Luntungan bersama rombongan Komisi 2 memeriksa langsung ketersediaan display atau etalase khusus produk lokal, serta mengevaluasi sejauh mana kemudahan akses bagi para pelaku UMKM Sulut untuk memasukkan produk mereka ke dalam jaringan pasar modern.
Normans Luntungan menegaskan bahwa kehadiran ritel modern di Sulawesi Utara harus membawa dampak positif dan menjadi mitra pertumbuhan bagi ekonomi kerakyatan, bukan justru mematikan usaha kecil masyarakat.
"Kami turun langsung ke lapangan hari ini bersama Komisi 2 untuk memastikan bahwa komitmen keberpihakan terhadap UMKM lokal benar-benar diwujudkan, bukan sekadar pemenuhan syarat di atas kertas. Produk-produk unggulan Sulut memiliki kualitas yang bersaing, dan sudah kewajiban pasar modern seperti Alfamart untuk memberikan tempat strategis di gerai mereka agar penyerapan produk lokal kita tetap optimal," tegas Normans Luntungan.
Selain melakukan pengecekan fisik produk di gerai, jajaran Komisi 2 DPRD Sulut juga berdialog dengan pihak manajemen ritel untuk membahas sistem kurasi, mekanisme pembayaran, serta kendala-kendala administratif yang sering dihadapi oleh pelaku UMKM saat mengajukan kemitraan.
Melalui kunjungan kerja ini, DPRD Sulut berharap kemitraan antara ritel modern dan pelaku usaha lokal dapat berjalan lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah serta membuka lapangan kerja yang lebih luas di Sulawesi Utara.
Tentang Normans Luntungan:
Normans Luntungan, ST., M.Eng., adalah Anggota Legislatif Provinsi Sulawesi Utara yang aktif mengawal isu-isu pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta tata kelola pemerintahan. Dengan latar belakang akademis yang kuat, ia berkomitmen mendorong kebijakan daerah yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat akar rumput.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

kunjungan kerja lapangan ke salah satu jaringan ritel modern, Alfamart
Kegiatan Lembaga

kunjungan kerja lapangan ke salah satu jaringan ritel modern, Alfamart

MANADO, 11 Juni 2026 – Anggota Legislatif (Aleg) Provinsi Sulawesi Utara, Normans Luntungan, ST., M.Eng., bersama jajaran pimpinan dan anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kunjungan kerja lapangan ke salah satu jaringan ritel modern, Alfamart, Kamis (11/6). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan komitmen pasar modern dalam memberikan ruang dan memasarkan produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asli daerah. Langkah pengawasan ini diambil sebagai respons konkret parlemen dalam mengawal regulasi daerah terkait kemitraan strategis antara jaringan toko swalayan modern dengan para pelaku usaha lokal di Sulawesi Utara. Dalam peninjauan tersebut, Normans Luntungan bersama rombongan Komisi 2 memeriksa langsung ketersediaan display atau etalase khusus produk lokal, serta mengevaluasi sejauh mana kemudahan akses bagi para pelaku UMKM Sulut untuk memasukkan produk mereka ke dalam jaringan pasar modern. Normans Luntungan menegaskan bahwa kehadiran ritel modern di Sulawesi Utara harus membawa dampak positif dan menjadi mitra pertumbuhan bagi ekonomi kerakyatan, bukan justru mematikan usaha kecil masyarakat. "Kami turun langsung ke lapangan hari ini bersama Komisi 2 untuk memastikan bahwa komitmen keberpihakan terhadap UMKM lokal benar-benar diwujudkan, bukan sekadar pemenuhan syarat di atas kertas. Produk-produk unggulan Sulut memiliki kualitas yang bersaing, dan sudah kewajiban pasar modern seperti Alfamart untuk memberikan tempat strategis di gerai mereka agar penyerapan produk lokal kita tetap optimal," tegas Normans Luntungan. Selain melakukan pengecekan fisik produk di gerai, jajaran Komisi 2 DPRD Sulut juga berdialog dengan pihak manajemen ritel untuk membahas sistem kurasi, mekanisme pembayaran, serta kendala-kendala administratif yang sering dihadapi oleh pelaku UMKM saat mengajukan kemitraan. Melalui kunjungan kerja ini, DPRD Sulut berharap kemitraan antara ritel modern dan pelaku usaha lokal dapat berjalan lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah serta membuka lapangan kerja yang lebih luas di Sulawesi Utara. Tentang Normans Luntungan: Normans Luntungan, ST., M.Eng., adalah Anggota Legislatif Provinsi Sulawesi Utara yang aktif mengawal isu-isu pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta tata kelola pemerintahan. Dengan latar belakang akademis yang kuat, ia berkomitmen mendorong kebijakan daerah yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat akar rumput.

Kunjungan Kerja
Kegiatan Lembaga

Kunjungan Kerja

Hari ini DPRD Prov. Sulawesi Utara mengadakan kunjungan kerja ke Badan Penghubung Sulawesi Selatan.

Jawab Aspirasi Warga, Normans Luntungan Salurkan Bantuan untuk Gereja dan Korban Bencana di Batusenggo
Kegiatan Lembaga

Jawab Aspirasi Warga, Normans Luntungan Salurkan Bantuan untuk Gereja dan Korban Bencana di Batusenggo

Pada 17 April 2026, Anggota DPRD Provinsi dari Partai Perindo, Normans Luntungan, merealisasikan aspirasi masyarakat yang disampaikan pada masa reses melalui penyaluran bantuan di wilayah Batusenggo. Dalam kegiatan tersebut, Normans Luntungan memberikan bantuan secara pribadi kepada Gereja GMIST Batusenggo berupa 50 sak semen sebagai dukungan terhadap kebutuhan pembangunan dan perbaikan fasilitas gereja. Selain itu, ia juga menyalurkan bantuan sebanyak 70 lembar tripleks ukuran 9 mm kepada 50 rumah warga terdampak bencana, khususnya yang mengalami kerusakan pada bagian dinding. Bantuan ini diberikan sebagai solusi sementara untuk menutup dan melindungi rumah warga dari kondisi cuaca. Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat dan nyata terhadap aspirasi masyarakat, sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap kondisi warga yang membutuhkan penanganan segera.